HARIANBANTEN.COM – Polres Tangerang Selatan (Tangsel) mengerahkan 36 personel kepolisian dalam menjalankan Operasi Berantas Jaya 2026. Operasi itu difokuskan untuk menekan aksi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Tangsel itu 36 (personel yang dilibatkan), ditambah lagi nanti petugas kepolisian lainnya juga mendukung, yang operasi 36 sementara,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo ketika dikonfirmasi, Sabtu, 4 Juli 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Operasi Berantas Jaya 2026 merupakan operasi yang digelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Operasi itu dimulai sejak tanggal 4 hingga 18 Juli 2026.
Boy menjelaskan, operasi itu akan fokus pada penegakan hukum terhadap para pelaku curanmor yang kedapatan sudah pernah beraksi.
Baca Juga:
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS
Cip ADAS Axera Tembus Pasar Eropa Lewat Leapmotor, Perkuat Ekspansi Global
“Operasi berantas ini kan sebenarnya penegakan hukum, jadi kita mengejar yang sudah terjadi, pelaku-pelaku yang sudah melakukan. Ini sudah penegakan hukum,” jelasnya.
Meski demikian pihak Kepolisian juga akan tetap melakukan tindakan preemtif pada lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
Baca Juga:
JJ Lin, Tia Ray, dan Lil Ghost Meriahkan Panggung Formula 1 Singapore Grand Prix, Didukung TME
Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan
“Tapi kita imbangi Polres juga penambahan personel mengimbangi juga patroli-patroli pada tempat-tempat rawan. Kalau yang berantas ini sudah mengejar pelaku ya, penegakan hukum,” terangnya.
Boy menegaskan, dalam operasi itu pihak kepolisian tidak akan segan untuk melakukan tindakan tegas terukur terhadap para pelaku curanmor jika membahayakan para personel yang bertugas.
“Bisa jadi (mengambil tindakan tegas terukur). Kan tindakan tegas terukur itu kan menyesuaikan dengan Perkap Nomor 1. Jadi nanti kalaupun diperlukan untuk upaya-upaya tegas terukur kita laksanakan,” tegasnya.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Apalagi, belakangan ini para pelaku kejahatan seringkali membekali diri dengan persenjataan sehingga membahayakan personel yang bertugas.
“Nanti anggota kita, kita lengkapin juga untuk kegiatan ini, karena penegakan hukum sifatnya, nanti anggota kita lengkapi untuk perlengkapan kepolisiannya,” pungkasnya.










