HARIANBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengusulkan pengadaan empat armada pemadam baru pada 2027 mendatang.
Kepala Damkar Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, usulan pengadaan armada baru itu sudah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita mengusulkannya itu kalau di TAPD ya, mengusulkannya itu ada empat unit,” kata Dohiri seusai menghadiri rapat di DPRD Tangsel, Kamis, 16 Juli 2026.
Ia menjelaskan, saat ini Damkar Tangsel tercatat memiliki 16 armada pemadam kebakaran. Dari jumlah itu yang masih dalam kondisi layak hanya enam, sementara sisanya sudah memperihatinkan.
Baca Juga:
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Masih bisa beroperasi cuma kondisinya memprihatinkan, lalu ada satu unit sudah tidak bisa sama sekali, itu unit 02,” tuturnya.
Dohiri menyebut, armada yang diusulkan merupakan jenis unit kendaraan kecil dengan kapasitas 3.000 liter air.
Baca Juga:
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Satu unit armada dengan kapasitas tersebut ditaksir memiliki harga sekitar Rp2,4 miliar.
Jenis itu dipilih karena dinilai sesuai dengan kondisi jalan maupun pemukiman Tangsel yang akses jalannya tidak terlalu besar.
“Kita mengajukan kapasitas yang kecil, yang 3.000 liter. Maksudnya kan ini jalan di kita ini kan gang-gang kecil lah ya, butuh mobile lah, mobil yang kecil-kecil,” ungkapnya.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Selain armada, Damkar Tangsel juga mengusulkan pengadaan kurang lebih 100 Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas yang berjibaku memadamkan api di lapangan.
Pasalnya, saat ini Damkar Tangsel tercatat hanya memiliki kurang lebih 40 APD, sementara jumlah anggota mencapai lebih dari 200.
Hal itu membuat petugas harus bergantian menggunakan APD ketika sedang mendapatkan tugas memadamkan api.
“APD itu kan idealnya satu personel satu, sehingga mereka bertanggung jawab. Kalau sekarang kadang gantian. Kondisinya masih bisa dipkai cuma kurang jumlahnya,”
pungkas Dohiri.











