KPK ‘Pelototi’ Proyek PSEL, Termasuk di Tangsel

- Pewarta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengawal pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang dicanangkan di beberapa daerah, termasuk di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Beberapa waktu lalu KPK diketahui menggelar diskusi bersama Pemkot Tangsel mengenai Analisis Implementasi dan Kerentanan Korupsi Dalam Kebijakan Penanganan Sampah Perkotaan Menjadi Energi Terbarukan Berdasarkan Perpres 109 Tahun 2025.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Inspektur Pembantu IV pada Inspektorat Tangsel, Sulhan, ketika dikonfirmasi menjelaskan, diskusi itu merupakan rangkaian dalam pembuatan kajian yang dilakukan oleh KPK mengenai analisis implementasi dan kerentanan korupsi dalam PSN tersebut.

 

Langkah itu dimulai dengan menggelar diskusi bersama Pemkot Tangsel yang diinisiasi langsung oleh Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK.

 

“Deputi Pencegahan dan Monitoring itu sedang membuat kajian ya. Kajian implementasi dan kerentanan korupsi atas kebijakan pengolahan sampah sesuai Perpres 109,” kata Sulhan kepada HarianBanten, Rabu, 5 Agustus 2026.

 

Kegiatan itu diketahui dilakukan di berbagai wilayah yang nantinya akan di bangun fasilitas PSEL, termasuk Kota Tangsel.

 

Ia menyebut, meski seluruh tahapan pembangunan fasilitas PSEL kewenangannya berada di Danantara. Namun tetap ada beberapa hal yang harus dicermati oleh pemerintah daerah.

 

Khusus untuk PSEL di Kota Tangsel, salah satu yang menjadi perhatian KPK adalah mengenai lahan yang nantinya akan dibangun PSEL.

 

Sulhan mengungkapkan, lahan tersebut diketahui tercatat sebagai aset Pemkot Tangsel, namun nantinya lahan itu akan dimanfaatkan oleh konsorsium yang ditunjuk Danantara.

 

Oleh karena itu diperlukan perincian pola pemanfaatan yang jelas mengenai aset tersebut sehingga nantinya tidak ada regulasi yang dilanggar.

 

“Cuma memang masukan dari KPK terkait pemanfaatan aset supaya Tangsel nanti merinci pola pemanfaatannya seperti apa, jangan sampai sesuai aturan ada yang dilanggar. Karena kan itu aset Tangsel yang dimanfaatkan oleh konsorsium yang ditunjuk Danantara,” ungkapnya.

 

Selain lahan, potensi dampak sosial dari warga sekitar tentang adanya fasilitas pengolahan sampah itu juga tak boleh luput dari perhatian pemerintah.

 

KPK, lanjut Sulhan, menyarankan agar ada pembagian tugas yang jelas antara Pemkot Tangsel dan konsorsium yang nantinya akan menggarap proyek tersebut.

 

“Misalnya ada masyarakat yang keberatan dalam pelaksanaannya karena ada isu lingkungan, nah ini seperti apa? Tanggung jawab Pemkot itu di mana, tanggung jawab dari si konsorsium ini seperti apa. Supaya tidak semuanya menjadi tanggung jawab Pemkot,“ pungkasnya.

Berita Terkait

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain
Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi
Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:36 WIB

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 September 2026 - 16:05 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan

Rabu, 30 September 2026 - 16:02 WIB

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 September 2026 - 15:59 WIB

Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

Selasa, 29 September 2026 - 18:47 WIB

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi

Berita Terbaru

Info Banten

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:36 WIB

Info Banten

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:02 WIB