Ansor FEST Experience 2026 Akan Digelar 30-31 Oktober, Ada Gebyar Maulid HIngga Penampilan Musisi
HARIANBANTEN.COM – Pimpinan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menggelar Ansor FEST Experience 2026 pada 30-31 Oktober 2026 di area parkir Pamulang Square.
Selama dua hari, acara ini akan menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari kirab pawai pelajar, Gebyar Maulid Nabi, santunan anak yatim, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga Ansor Night Festival yang menampilkan sejumlah musisi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris GP Ansor Kota Tangsel, Amizar, mengatakan seluruh proses perizinan kegiatan telah diajukan. Sejumlah persiapan dan kelengkapan administrasi lainnya juga tengah diselesaikan untuk memastikan acara berjalan lancar.
“Alhamdulillah semua proses perizinan sudah kita sampaikan dan ada beberapa memang hal-hal lain yang sudah kita proses lengkapi juga,” kata Amizar, Kamis, 15 Oktober 2026.
Amizar menjelaskan, rangkaian kegiatan pada hari pertama akan diisi dengan Gebyar Maulid Nabi, santunan anak yatim, serta pemberian donasi pendidikan bagi para santri.
Sementara itu, pada hari kedua, Ansor akan menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan lomba video kreatif bertema Tangsel di Mata Warga. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Ansor Night Festival yang menghadirkan sejumlah musisi.
Baca Juga:
Wakil Wali Kota Tangsel Bakal Tuntut Penyedia Air Serpong Lagoon, Andai Anaknya Jadi Korban!
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor
Polisi : Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat Dari Gudang Penyimpanan Buah
“Ansor Night Festival itu di dalamnya nanti ada penampilan beberapa musisi yang sudah kita naikan di media sosial kita. Ada Om Martin, Berdikari, The Blow, dan yang terakhir Jason Ranti,” ungkapnya.
Amizar menegaskan, Ansor FEST Experience 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) kepada generasi muda di Kota Tangsel.
Melalui kegiatan tersebut, GP Ansor ingin mengenalkan nilai-nilai Nahdlatul Ulama yang diajarkan oleh KH Hasyim Asy’ari kepada masyarakat luas, khususnya kalangan anak muda di Tangsel.
“Kita ingin menampakkan bagaimana yang diajarkan oleh KH Hasyim Asy’ari, kita harus lebih moderat, kita harus lebih bisa masuk ke anak-anak muda yang hari ini notabenenya di Tangerang Selatan memang majemuk,” ungkapnya.
Lomba Video Kreatif Angkat Potret Tangsel
Salah satu agenda yang turut memeriahkan Ansor FEST Experience 2026 adalah kompetisi video kreatif bertema Tangsel di Mata Warga.
Amizar menjelaskan, lomba tersebut mengajak masyarakat menyampaikan pandangan mengenai perjalanan Kota Tangerang Selatan selama 18 tahun berdiri, termasuk berbagai perkembangan dan persoalan yang masih perlu mendapat perhatian.
Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum tanpa batasan usia, mulai dari pelajar hingga kalangan media. Peserta dapat mengangkat sejumlah subtema, di antaranya transportasi, lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Amizar menegaskan, kompetisi tersebut bukan semata-mata bertujuan mencari kekurangan atau kesalahan pemerintah. Sebaliknya, lomba ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan melalui karya kreatif yang dapat mendorong perbaikan bersama.
“Yang pasti ini adalah bukan ingin mencari sebuah kesalahan, tapi lebih kepada mencari celah apa yang memang itu kurang maksimal, maka dengan adanya perlombaan ini kritik yang dibungkus dengan kreativitas ini harus kita carikan solusi bersama-sama,” pungkasnya.









