Geger! 146 Warga Serpong Lagoon Tangsel Kena Muntaber, Air Bersih Jadi Sorotan

- Pewarta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Sebanyak 146 warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), dilaporkan mengalami muntah dan diare atau muntaber. Kondisi tersebut membuat warga khawatir, sementara kualitas air bersih yang didistribusikan ke perumahan itu kini menjadi sorotan.

Ketua RT 04 RW 07 setempat, Heru Cahyono, mengatakan jumlah warga yang mengalami muntaber terdiri dari orang dewasa dan anak-anak.

“(Total ada) 146. Campuran ya orang tua dan anak,” kata Heru saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru mengungkapkan, hingga kini warga masih berupaya mencari tahu penyebab kejadian tersebut. Salah satu yang dicurigai adalah air yang didistribusikan kepada penghuni perumahan.

Namun, penyebab pasti kejadian tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil pengujian laboratorium.

“Tapi untuk pastinya karena apa masih dalam pengujian lab, apakah dikarenakan air atau faktor wabah lain,” tuturnya.

Warga Adukan Persoalan ke DPRD Tangsel

Persoalan tersebut mendorong perwakilan warga melayangkan surat pengaduan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangsel pada 12 Oktober 2026.

Dalam surat tersebut, warga meminta DPRD memfasilitasi inspeksi lapangan dan rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas kejadian muntaber sekaligus menelusuri persoalan pengelolaan air bersih di kawasan perumahan.

Warga secara khusus meminta pemeriksaan dilakukan bersama Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta instansi terkait lainnya.

Salah satu poin permohonan warga adalah melakukan inspeksi terhadap instalasi pengolahan air dan titik distribusi air PT Arfa Putra Soegama (APS), perusahaan pemasok air di kawasan Serpong Lagoon.

Dalam surat pengaduannya, warga meminta pemeriksaan dilakukan untuk memastikan legalitas pengambilan dan pengelolaan air, sekaligus mengevaluasi pemenuhan standar kualitas air bersih.

Selain itu, warga meminta pihak pengelola memberikan penjelasan mengenai sumber air yang digunakan, dokumen perizinan, proses pengolahan, serta hasil pemeriksaan laboratorium yang berkaitan dengan kualitas air yang didistribusikan kepada penghuni.

Legalitas Pengelolaan Air Ikut Disorot

Tak hanya kualitas air, warga juga menyoroti aspek legalitas pengambilan dan pengelolaan air di kawasan Serpong Lagoon.

Dalam dokumen pengaduan, warga meminta kejelasan mengenai perizinan pengambilan air, termasuk Surat Izin Pengusahaan Air (SIPA) apabila dipersyaratkan, serta dokumen pendukung lain yang relevan.

Persoalan tersebut turut dikaitkan dengan pemeriksaan pemanfaatan air permukaan oleh Dinas PUPR Provinsi Banten pada 2024, sebagaimana pemberitaan yang dilampirkan dalam dokumen pengaduan.

Warga meminta instansi berwenang memeriksa status perizinan tersebut dan memastikan pengelolaan air berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mereka juga meminta hasil inspeksi, pengujian kualitas air, serta tindak lanjut penanganan kesehatan disampaikan secara transparan kepada masyarakat.

Minta Perlindungan bagi Warga

Melalui pengaduan tersebut, warga berharap DPRD dan Pemerintah Kota Tangsel segera memfasilitasi penyelesaian masalah dengan melibatkan pihak pengelola, tenaga kesehatan, dan instansi yang memiliki kewenangan.

Warga juga meminta pemerintah memastikan ketersediaan air yang memenuhi standar kesehatan selama penyebab kejadian belum dipastikan.

Selain itu, mereka mendorong adanya penyelesaian atas kemungkinan kerugian konsumen, termasuk kompensasi atau ganti rugi apabila kerugian dapat dibuktikan dan terdapat dasar pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kejadian muntaber yang dilaporkan dialami 146 warga tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan keterkaitan dengan kualitas air belum dapat dipastikan sebelum hasil pengujian laboratorium dan penyelidikan kesehatan diperoleh.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Tangsel Bakal Tuntut Penyedia Air Serpong Lagoon, Andai Anaknya Jadi Korban!
Ansor FEST Experience 2026 Akan Digelar 30-31 Oktober, Ada Gebyar Maulid HIngga Penampilan Musisi
Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor
Polisi : Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat Dari Gudang Penyimpanan Buah
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat : 2 Meninggal Dunia, 11 Luka
3C Bergabung dengan Datalec untuk Membentuk Platform Layanan Pendinginan Cair dan Layanan Pusat Data dengan Pendapatan Lebih dari US$400 Juta
Pemilik Rumah di Indonesia Kini Dapat Mengonfigurasi Homelift Otis dan Mendapatkan Estimasi Harga Secara Online
Net5.5G Intelligent IP Network Summit Soroti Pentingnya Jaringan IP yang Aman dan Tangguh untuk Mendorong Pertumbuhan di Era AI

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Wakil Wali Kota Tangsel Bakal Tuntut Penyedia Air Serpong Lagoon, Andai Anaknya Jadi Korban!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Ansor FEST Experience 2026 Akan Digelar 30-31 Oktober, Ada Gebyar Maulid HIngga Penampilan Musisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Satu Perjalanan, Dua Pengalaman: Berobat Dan Berwisata Di Selangor

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Polisi : Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat Dari Gudang Penyimpanan Buah

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat : 2 Meninggal Dunia, 11 Luka

Berita Terbaru