HARIANBANTEN.COM – Jumlah warga Perumahan Lagoon Serpong, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang mengalami muntah dan diare (muntaber) bertambah menjadi 161 orang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mulai menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga.
Sebelumnya, jumlah warga yang mengalami muntaber tercatat sebanyak 146 orang. Berdasarkan data terbaru per 15 Oktober 2026, jumlah tersebut bertambah 15 kasus.
“ Sempat ada penambahan 15 kasus baru, sehingga total korban 161,” kata perwakilan warga, Arnis Silvia, saat dikonfirmasi, Sabtu (17/10/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total warga yang mengalami muntaber, mayoritas merupakan anak-anak. Hingga pembaruan data terakhir, tujuh anak masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Masih dirawat tujuh anak,” ungkapnya.
Pemkot Tangsel Salurkan Bantuan Air Bersih
Di tengah kasus muntaber yang terus bertambah, distribusi air melalui instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant(WTP) di Perumahan Lagoon Serpong belum dihentikan sepenuhnya.
Menurut Arnis, air dari WTP masih mengalir, tetapi hanya diperuntukkan bagi kebutuhan nonkonsumsi.
Baca Juga:
Sunlife perkenalkan merek global baru
Shanghai Electric Pamerkan 19 Solusi Terintegrasi, Dorong Inovasi Industri di Ajang CIIF 2026
Dorong Perubahan Nilai Tambah Jaringan Telekomunikasi guna Wujudkan Pertumbuhan Baru pada Era AI
“Tidak distop sepenuhnya, WTP masih ngalir tapi untuk keperluan nonkonsumsi,” tuturnya.
Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan air minum dan memasak, warga menerima bantuan air bersih dari Pemkot Tangsel melalui Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR). Distribusi bantuan tersebut mulai dilakukan pada Jumat (16/10/2026).
“Warga sementara dapat bantuan dari Cipta Karya. Untuk keperluan masak, sikat gigi, dan konsumsi kami pakai air bersih dari Cipta dan juga beli mandiri air kemasan,” ujarnya.
Arnis menjelaskan, air bersih bantuan tersebut perlu dimasak terlebih dahulu sebelum digunakan untuk minum dan memasak.
Baca Juga:
146 Warga Muntaber, Warga Lagoon Serpong Ancam Gugat Pengelola Air hingga Pemda!
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
“Bisa (untuk dikonsumsi) air bersih. Untuk masak dan minum perlu dimasak dahulu. Bantuan sejak kemarin, Jumat 16 Oktober 2026,” pungkasnya.
Kasus muntaber massal di Lagoon Serpong menjadi perhatian terhadap keamanan pasokan air bersih bagi warga. Pemeriksaan kualitas air dan penelusuran sumber pencemaran diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian serta mencegah bertambahnya korban.







