HARIANBANTEN.COM – Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menyebut tempat kejadian perkara (TKP) ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) berasal dari gudang penyimpanan buah.
Belum diketahui pasti apa penyebab ledakan, namun berdasarkan hasil olah TKP ditemukan tabung gas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Memang di luar setelah dilakukan olah TKP ada ditemukan beberapa tabung,” kata Susatyo di lokasi kejadian, Kamis dini hari, 15 Oktober 2026.
Tabung yang dimaksud adalah tabung gas etilen yang biasa digunakan untuk mematangkan buah.
“Di TKP ditemukan sebuah tabung etilen ya. Tabung etilen 52 kilo yang yang panjang yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pendataan, ruko yang mengalami kerusakan akibat ledakan tercatat ada empat blok.
Baca Juga:
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat : 2 Meninggal Dunia, 11 Luka
Ledakan Di Pasar Cimanggis Ciputat, 8 Luka
Ledakan Keras di Pasar Cimanggis Ciputat, 7 Ruko Jebol dan Korban Berjatuhan
“Empat blok itu, karena itu ruko dua lantai itu, ada empat blok ya yang rusak,” ungkapnya.
Sementara proses olah TKP pada hari ini ditutup untuk sementara mengingat waktu sudah larut malam. Proses olah TKP akan dilanjutkan pada Kamis (15/10) pagi.
“Terdapat lima orang saksi yang akan diperiksa oleh pihak kepolisian,” ujarnya.
Diketahui, ledakan tersebut menyebabkan 13 orang menjadi korban, dua dinyatakan meninggal dunia, sementara 11 lainnya luka-luka.
Baca Juga:
Terbukti! Air Bersih Serpong Lagoon Mengandung Bakteri E Coli
Muntaber Massal di Serpong Lagoon, Pengembang dan Pengelola Air Tak Penuhi Undangan DPRD Tangsel
XTransfer Luncurkan Layanan Pembayaran Lintasnegara di Chili
Para korban telah dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni Sari Asih, Fatmawati, dan RSUD Tangsel.








