HARIANBANTEN.COM – Viral di media sosial sebuah video yang menampilkan aksi keributan di depan Madrasah Pembangunan yang berada di jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (4/6).
Dalam video itu puluhan orang terlibat keributan tepat di pagar sekolah. Mereka tampak memaksa untuk masuk hingga aksi saling dorong tak terhindarkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka diduga berasal dari pihak UIN Jakarta. Meski demikian belum diketahui apa yang melatarbelakangi aksi keributan itu.
“Sejumlah orang yang diduga dari pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggeruduk gedung aset milik Yayasan Madrasah Pembangunan di Pamulang Tangerang Selatan,” tulis akun @perspektif.tng dilihat Jumat, 5 Juni 2026.
Baca Juga:
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra mengatakan, keributan itu dilaporkan terjadi sekira pukul 10.30 WIB.
“Dari jam setengah sebelas kami menerima laporan dari masyarakat melalui 110 terkait adanya keramaian di lokasi,” kata Galuh.
Baca Juga:
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Ketika pihak kepolisian tiba, sekelompok orang sudah berada di area Madrasah. Namun seiring berjalannya waktu, jumlahnya terus bertambah.
Galuh menyebut, akibat keributan itu pagar besi Madrasah keluar dari rel dan sempat roboh.
“Kami hanya mengamankan agar tidak terjadi keributan. Untuk substansi permasalahannya, yang lebih mengetahui adalah pihak-pihak yang bersengketa,” ungkapnya.
Baca Juga:
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
The Ritz Carlton, Bali, Mempersembahkan Kemeriahan Selebrasi Natal dan Tahun Baru
Perselisihan itu dikabarkan mulai mereda sekira pukul 13.45 WIB. Sekelompok masyarakat yang berada di lokasi membubarkan diri secara kondusif.









