Walikota Tangsel: Jajaran Direksi BUMD Pasar Harus Profesional

- Pewarta

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) sedang menggodok pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru yang nantinya akan fokus mengelola pasar tradisional.

 

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie minta nantinya sususan Direksi maupun Komisaris dari BUMD itu harus diisi oleh orang-orang profesional yang tidak memiliki kepentingan maupun kedekatan dengan kelompok tertentu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Oleh karena itu nantinya panitia seleksi harus dilakukan secara terbuka dan profesional.

 

“Iya betul. Saya akan cari panitia seleksi yang betul-betul profesional dan tidak ada kepentingan, semuanya open selection,” kata Benyamin di Puspemkot Tangsel, Kamis, 13 Agustus 2026.

 

Benyamin mengungkapkan, perekrutan jajaran Direksi maupun Komisaris baru akan dilakukan setelah perusahaan pemerintah itu resmi terbentuk.

 

Saat ini pihaknya masih fokus mempersiapkan dasar hukum Peraturan Daerah (Perda) pembentukan BUMD tersebut.

 

“Kita bentuk Perseroda dulu, nanti kita bentuk panitia seleksi untuk memilih Direksinya,” ungkapnya.

 

*BUMD Akan Kelola 3 Pasar Untuk Tahap Awal*

 

Sebelumnya Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel, Muhammad Hardi menyebut, nantinya untuk tahap awal BUMD itu akan mengelola tiga pasar tradisional terlebih dahulu.

 

Ketiga pasar itu sebelumnya berada di bawah pengelolaan BUMD Perseroda PITS yang kini fokus pada bisnis air minum.

 

“Tiga pasar yang akan dikelola itu Pasar Serpong, Pasar Jombang, sama Pasar Sektor 2 Bintaro,” kata Hardi kepada HarianBanten, Selasa, 21 Juli 2026.

 

Hardi menerangkan, selain mengelola tiga pasar, tidak menutup kemungkinan nantinya BUMD Pasar baru itu akan mengelola enam pasar tradisional lainnya yang berada di bawah pengelolaan Disperindag.

 

Keenam pasar itu diantaranya Pasar Ciputat, Pasar Gintung, Pasar Kita Pamulang, Pasar Cimanggis, Pasar Reni Jaya, sama Pasar Jengkol.

 

Menurutnya dengan pengelolaan yang langsung berada di bawah perusahaan daerah, nantinya akan banyak inovasi yang dapat dilakukan untuk mengembangkan potensi pasar.

 

“Pada saat ini jika ada permasalahan dengan pasar kan kalau kita kan pasti basisnya adalah basis anggaran ya. Kalau misalnya tiba-tiba ini ada yang rusak terus kita enggak punya uangnya, kan sampai anggarannya ada baru direalisasi,” ujarnya.

 

“Kalau dengan BUMD kan enggak ada cerita lagi, kan dia menerima uang tuh. Nah uang itu bisa dipakai untuk mengembangkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi
Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:47 WIB

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi

Selasa, 29 September 2026 - 18:36 WIB

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Berita Terbaru