20.990 Warga Tangsel Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Dinsos Sigap Tindaklanjuti

- Pewarta

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

20.990 Warga Tangsel Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Dinsos Sigap Tindaklanjuti

20.990 Warga Tangsel Terdampak Penonaktifan BPJS PBI, Dinsos Sigap Tindaklanjuti

HARIANBANTEN – Sebanyak 20.990 warga Kota Tangerang Selatan terdampak penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI). Data ini muncul setelah pembaruan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) milik Kementerian Sosial, yang memetakan kondisi ekonomi masyarakat secara terbaru.

Dinas Sosial (Dinsos) Tangsel bergerak cepat untuk menindaklanjuti, memastikan warga terdampak tetap bisa mengakses layanan kesehatan tanpa hambatan. Langkah ini dinilai krusial, mengingat banyak warga yang tengah menjalani pengobatan rutin atau memiliki kondisi medis serius.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Tangsel, Yasir Arafat, menjelaskan, “Dari total 192.974 jiwa yang tercatat dalam basis data kesejahteraan sosial, 20.990 jiwa mengalami perubahan status sehingga kepesertaan PBI mereka dinonaktifkan. Penonaktifan dilakukan sesuai ketentuan, termasuk perubahan desil kesejahteraan.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yasir menambahkan, “Dalam skema perlindungan sosial, masyarakat dibagi berdasarkan tingkat ekonomi. Jika seseorang berpindah ke desil 6 atau lebih, maka ia tidak lagi memenuhi kriteria penerima bantuan iuran pemerintah. Namun, kami memahami kondisi darurat warga yang membutuhkan layanan kesehatan tetap harus diutamakan.”

Untuk itu, Dinsos Tangsel membuka jalur reaktivasi bagi warga terdampak. “Kami mengimbau masyarakat yang sedang menjalani pengobatan rutin atau memiliki kondisi medis serius agar segera melapor ke Dinsos. Tim kami akan melakukan verifikasi cepat dan pendampingan agar kepesertaan BPJS PBI dapat segera diaktifkan kembali,” tegas Yasir.

Dengan langkah ini, Dinsos berharap tidak ada warga Tangsel yang tertinggal dari akses layanan kesehatan, sekaligus memastikan program PBI tetap tepat sasaran sesuai perubahan data kesejahteraan.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB