Pedagang Hewan Kurban di Tangsel Mengeluh Penjualan Sepi

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pedagang hewan kurban di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengaku penjualan tahun ini lebih sepi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

 

Salah seorang pedagang hewan di wilayah Ciputat, Joko mengatakan, hingga sejauh ini lapaknya baru menjual sembilan ekor sapi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Padahal jika dibandingkan tahun sebelumnya pada periode waktu yang sama belasan hewan sudah berhasil terjual.

 

“Masih ramai tahun yang kemarin, agak sepi yang sekarang. Baru sembilan sapi,” katanya ketika ditemui Harianbanten, Rabu, 20 Mei 2026.

 

Menurutnya menurunnya penjualan hewan kurban bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari Idul Adha yang masih beberapa hari lagi hingga faktor ekonomi.

 

“Kemungkinan belum karena masih ada beberapa hari lagi, tapi kalau tahun kemarin walaupun sudah jauh-jauh hari sudah laku banyak. Mungkin karena faktor ekonomi, mungkin,” tuturnya.

 

Ketika disinggung apakah penurunan penjualan karena persaingan lapak, menurutnya faktor itu kecil karena biasanya pembeli bersifat langganan.

 

“Bisa juga, tapi kan kalau pelanggan biasanya tetap, yang sudah sering beli,” ungkapnya.

 

Ia menyebut, pada tahun ini lapaknya hanya mendatangkan sekitar 25 ekor sapi, mulai dari jenis limosin hingga pigeon.

 

Sementara untuk harga, tahun ini juga mengalamai kenaikan, namun hanya saja tidak terlalu tinggi.

 

“Sapi gak banyak sekitar 25 ekor. Tahun ini lebih ada kenaikan harga, tapi tidak besar. Yang membuat naik karena operasionalnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS
Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan
Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin

Berita Terbaru