Geger! Imbas Kebakaran Pabrik Kimia, Pemancing Diminta Hindari Kali Cisadane

- Pewarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kali Jaletreng Serpong Tangerang Selatan

Kali Jaletreng Serpong Tangerang Selatan

HARIANBANTEN – Warga di sekitar aliran Kali Jeletreng hingga Sungai Cisadane dibuat geger menyusul insiden kebakaran pabrik kimia yang terjadi di wilayah Pergudangan Taman Tekno,Setu Tangerang Selatan, Senin (9/2/2026).

Pasca peristiwa tersebut, beredar imbauan agar masyarakat sementara waktu tidak memancing dan tidak mengonsumsi ikan dari aliran sungai tersebut karena dikhawatirkan tercemar limbah bahan kimia.

Pesan berantai yang menyebar luas di media sosial dan grup WhatsApp menyebutkan bahwa air Kali Jeletreng hingga Cisadane diduga tercemar berat. Warga diminta menunda aktivitas memancing serta menghindari konsumsi ikan dari sungai tersebut setidaknya selama tujuh hari guna mencegah risiko keracunan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Waspada kali Jeletreng sampai Cisadane tercemar berat. Jangan dulu mancing, jangan dulu makan ikan dari Cisadane minimal tujuh hari. Waspada antar keracunan,” bunyi pesan yang viral di kalangan masyarakat.

Pantauan di lapangan, aliran sungai berubah menjadi berwarna putih pekat sejak pagi tadi. Kekhawatiran muncul karena residu bahan kimia dari pabrik yang terbakar diduga berpotensi terbawa aliran air menuju Sungai Cisadane.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait hasil uji kualitas air dari instansi lingkungan hidup setempat.

“Warga jangan mengkonsumsi ikan dari aliran kali Jaletreng dan Sungai Cisadane untuk sementara waktu sampai pencemaran sungainya hilang,”terang salah seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB