Ibu di Ciputat Kena Hipnotis, Kalung Emas Seharga Rp15 Juta Dibawa Kabur Pelaku

- Pewarta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Seorang ibu di Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diduga menjadi korban hipnotis. Kalung emas seharga Rp15 juta raib dibawa kabur pelaku.

 

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sumba, Kampung Cilalung, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Selasa (18/8).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Atin (49) selaku korban menceritakan, ketika itu terduga pelaku yang merupakan seorang wanita mengaku sebagai sales menawarkan kredit handphone kepada ibu-ibu di lokasi kejadian.

 

Saat itu terdapat tiga orang yang sudah minat untuk mengambil kredit handphone, namun sales tersebut tetap memaksa korban untuk mengambil kredit handphone dengan dalih untuk memenuhi target.

 

“Awalnya mah sales nawarin handphone. Itu teman-teman kan mau pada ngambil, kalau saya enggak mau, kata saya ‘ngutang-ngutang HP pusing’ saya jawabnya gitu. Tapi itu orang tuh ngikutin saya terus,” kata Atin ketika dihubungi, Rabu, 19 Agustus 2026.

 

Ia menjelaskan, sales tersebut akhirnya minta tolong untuk dipinjamkan barang berharga untuk difoto sebagai jaminan kredit handphone.

 

Korban yang mengaku tidak memiliki barang berharga akhirnya menolak. Karena melihat korban memakai kalung emas, terduga pelaku menyarankan agar kalung tersebut dipinjam untuk di foto.

 

Korban yang tidak percaya pun menolak saran tersebut. Namun setelah diyakinkan dan bermaksud ingin teman-temannya akhirnya korban menyetujui.

 

Karena belum percaya dengan sales tersebut, akhirnya kalung itu dititipkan ke tetangganya.

 

“Karena ingin menolong teman, akhirnya saya iyakan kalung saya untuk difoto buat jaminan. Saya gak percaya kasih ke dia, saya ngasih ke tetangga saya yang mau ambil handphone,” jelasnya,

 

“Saya bilang ke tetangga saya yang mau ambil handphone ‘sana ikut, saya lagi masak, ini kalung saya pegang tapi jangan dikasih orang itu. Cuma di foto aja, nanti kasih lagi kalungnya ke gue’,” lanjut atin menirukan percakapan saat itu.

 

Setelah menunggu sekitar satu jam, tetangganya tersebut tak kunjung kembali, ia pun saat itu mengaku langsung gelisah.

 

Tak lama kemudian, tiba-tiba tetangganya tersebut pulang dengan keadaan linglung.

 

“Dia tiba-tiba pulang ke rumah, tapi pulang ditanya orang tuh dia enggak nyaut. Tapi dia pulang arah ke rumah. Udah linglung,” ungkapnya.

 

Ketika itu korban sempat mencari-cari keberadaan terduga pelaku di sekitar lokasi, namun mereka sudah kabur. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta.

 

“Kalung saya saja satu yang dibawa seharga Rp15 juta,” terangnya.

 

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan adanya kejadian tersebut.

 

Pihak kepolisian setelah menerima informasi itu sudah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan. Saat ini kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan.

 

“Kami sudah mendatangi TKP. Selain memeriksa saksi, kami juga akan mendatangi korban untuk dimintai keterangan,” pungkas Bambang.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB