Terkat dengaan Dugaan Transaksi Mencurigakan Dana Kampanye, KPU dan Bawaslu Mulau Usut Laporan

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 15 Desember 2023 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner KPU RI August Mellaz. (Instagram.com/@kpu_ri)

Komisioner KPU RI August Mellaz. (Instagram.com/@kpu_ri)

HARIANBANTEN.COM – KPU dan Bawaslu RI mengusut laporan dugaan kenaikan transaksi ‘gelap’ dana kampanye Pemilu 2024.

Pengusutan dilakukan berdasarkan surat laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Komisioner KPU RI August Mellaz mengatakan, surat PPATK tersebut masih akan didalami KPU.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun belum dapat merinci dugaan transaksi ‘gelap’ dana kampanye yang naik tersebut.

“Nanti akan didalami. Setelahnya kami akan memberikan respons menyeluruh,” kata Mellaz saat dikonfirmasi wartawan, Jumat 15 Desember 2023.

Baca artikel lainnya di sini : Survei Terbaru Lembaga Survei Indonesia Sebut Elektabilitas Prabowo – Gibran Teratas Capai 45,6 Persen

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty pun demikian. Lolly mengatakan, Bawaslu sedang melakukan pendalaman laporan PPATK tersebut.

“Karena memang belum ada yang bisa kami sampaikan (soal laporan PPATK). Karena, masih dalam pendalaman,” ujar Lolly saat dikonfirmasi wartawan.

PPATK melaporkan adanya kenaikan transaksi mencurigakan terkait kampanye peserta Pemilu 2024. Kenaikan transaksi tersebut bahkan mencapai 100 persen.

Lihat juga konten video, di sini: Prabowo Subianto Resmi Buka Turnamen U-17 Nusantara Open 2023, Diikuti 16 Klub Sepak Bola U-17

“Kita menemukan memang peningkatan yang masif dari transaksi keuangan mencurigakan.”

“Misalnya terkait dengan pihak pihak yang berkontestasi,” ucap Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Kamis pekan ini.

Ivan mengatakan, pihaknya telah menerima daftar calon tetap (DCT) peserta Pemilu 2024. Berdasarkan hasil analisis, ada kenaikan transaksi hingga 100 persen.

PPATK telah mengikuti kenaikan transaksi terkait Pemilu ini sejak Januari. Kenaikan transaksi mencurigakan ini tidak hanya terjadi di partai politik, melainkan juga di perseorangan.

“Semua sudah diinformasikan ke KPU dan Bawaslu. Data sudah ada di mereka,” kata Ivan.***

Berita Terkait

Muscab DPC PKB Tangsel Hasilkan 3 Nama dari Pemetaan DPP dan 3 Nama Usulan Sekretaris Panji Bangsa
Hercules Tantang Negara! Siap Angkat Kaki dari Tanah Abang Asal Bukti Ditunjukkan
Minyak Jatuh di Bawah USD 100, Donald Trump Desak Hormuz Dibuka!
Ricuh Internal Pemimpin Lebak! Massa Kepung DPRD, Desak Bupati-Wabup Minta Maaf
JK Datangi Bareskrim! Bongkar Tuduhan Dana Rp5 Miliar ke Roy Suryo
Jumlah Pemilih Banten Tembus 9,27 Juta! KPU Ungkap Lonjakan Signifikan Awal 2026
KPK Bongkar Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa, Nama Sudewo Kembali Disorot
Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 19:35 WIB

Muscab DPC PKB Tangsel Hasilkan 3 Nama dari Pemetaan DPP dan 3 Nama Usulan Sekretaris Panji Bangsa

Sabtu, 11 April 2026 - 13:19 WIB

Hercules Tantang Negara! Siap Angkat Kaki dari Tanah Abang Asal Bukti Ditunjukkan

Sabtu, 11 April 2026 - 13:19 WIB

Minyak Jatuh di Bawah USD 100, Donald Trump Desak Hormuz Dibuka!

Kamis, 9 April 2026 - 09:20 WIB

Ricuh Internal Pemimpin Lebak! Massa Kepung DPRD, Desak Bupati-Wabup Minta Maaf

Kamis, 9 April 2026 - 09:20 WIB

JK Datangi Bareskrim! Bongkar Tuduhan Dana Rp5 Miliar ke Roy Suryo

Berita Terbaru