HARIANBANTEN.COM – Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Letris Pamulang yang viral diduga melakukan child grooming resmi mengundurkan diri.
Keputusan pengunduran diri itu disampaikan pada Jumat (15/5) melalui cuplikan video yang beredar di media sosial.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam video itu ia pun turut menyampaikan permohonan maaf atas isu yang beredar sehingga membuat banyak pihak dirugikan.
“Pertama ingin saya sampaikan adalah permohonan maaf atas isu-isu yang beredar yang membuat banyak pihak tidak nyaman termasuk saya dan keluarga. Saat ini juga saya menegaskan saya mengundurkan diri dari SMK Letris Indonesia 2,” katanya dalam video tersebut, dilihat Sabtu, 16 Mei 2026.
Baca Juga:
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Dalam video tersebut ia pun membantah isu yang beredar. Ia mengklaim isu tersebut tidak benar adanya.
“Mudah-mudahan berita hoax ini segera berakhir dan nantinya akan bisa mereda dan akan kembali seperti sedia kala,” bebernya.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
Saat ini ia mengaku masih melakukan proses mediasi dengan pihak-pihak yang bersangkutan.
“Kemudian selanjutnya saya masih melakukan proses mediasi yang mungkin nanti akan dikawal oleh teman-teman dari Polres Tangerang Selatan,”
pungkasnya.
Sementara pihak Yayasan dalam pernyataan resmi terbaru yang diunggah melalui akun instagram @letrispamulangofficial menulis bahwa Kepsek tersebut kini sudah tidak lagi terafiliasi dengan sekolah secara permanen.
“Yayasan resmi menetapkan bahwa yang bersangkutan tidak lagi terafiliasi dengan Letris secara permanen,” tulisnya.









