Sering Dilanda Kekeringan, Warga Keranggan Tangsel Minta Dibuatkan Sumur Bor

- Pewarta

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Warga Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), minta kepada pemerintah kota (Pemkot) untuk segera dibuatkan sumur bor untuk mengatasi kekeringan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

 

Permintaan itu bukan tanpa alasan, pasalnya, wilayah tersebut seringkali dilanda kekeringan jika musim kemarau berkepanjangan berlangsung. Sehingga keberadaan sumur bor dinilai bisa menjadi solusi agar warga tetap mendapatkan air bersih.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua RW 02 Kampung Koceak, Nasrullah mengatakan, selama ini Pemkot Tangsel memang selalu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat di wilayahnya.

 

Namun untuk mempermudah akses warga mendapatkan air bersih saat kekeringan, ia berharap untuk dibuatkan sumur bor di wilayahnya.

 

Nasrullah menuturkan, permintaan untuk dibuatkan sumur bor sebenarnya sudah diajukan sejak beberapa tahun lalu, namun hingga kini belum terealisasi.

 

“Sudah (pernah) mengajukan,” kata Nasrullah, Sabtu 18 Juli 2026.

 

Saat itu rencana pembuatan sumur bor sempat terkendala lahan yang akan menjadi titik pengeboran.

 

Nasrullah mengungkapkan, kini beberapa warga mengaku telah bersedia sebagian tanahnya dibuatkan sumur bor demi kepentingan bersama.

 

“Ada juga masyarakat saya yang memang ‘monggo untuk masyarakat juga kok’. Misalnya nih ada lahan 10 meter persegi untuk MCK, sumur bor dan toren, kan bisa saja. Gak harus luas kan,” ungkapnya.

 

Oleh karena itu ia berharap pembuatan sumur bor dapat segera dilakukan.

 

“Nanti bagaikana RT dan RW yang memfasilitasi pendistribusian, apakah melalui selang atau paralon ke setiap murah,” tuturnya.

 

“Meskipun syukur-syukur ya dibuatkan sumur bor, airnya bagus, bahkan sampai dialirkan ke setiap rumah warga,” pungkasnya.

 

Untuk diketahui, kekeringan yang melanda wilayah Kranggan, Kota Tangsel sudah terjadi kurang lebih selama dua pekan.

 

Berdasarkan update terbaru, BPBD Tangsel mencatat kekeringan terjadi di empat titik dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) yang terdampak mencapai 95.

Berita Terkait

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain
Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi
Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:36 WIB

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 September 2026 - 16:05 WIB

Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan

Rabu, 30 September 2026 - 16:02 WIB

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 September 2026 - 15:59 WIB

Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

Selasa, 29 September 2026 - 18:47 WIB

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi

Berita Terbaru

Info Banten

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:36 WIB

Info Banten

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:02 WIB