HARIANBANTEN.COM – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, mengungkap alasan utama Mukroni mundur dari jabatan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).
Pilar menyebut, sebelum memutuskan keputusan mundur diambil, Mukroni menyampaikan langsung alasannya mundur, yaitu karena masalah kesehatan.
“Kalau yang disampaikan kepada kami kan terkait kesehatan pak Kadispora tuh. Pak Mukhroni sudah beberapa minggu terakhir hampir satu bulan tuh kesehatannya menurun,” kata Pilar saat ditemui di wilayah Pondok Aren, Jumat, 2 Oktober 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, dalam beberapa waktu belakangan, Mukroni diketahui memang beberapa kali ke rumah sakit untuk mengecek kondisi kesehatannya.
Karena alasan itu, lanjutnya, Mukroni memutuskan untuk mundur sebagai Kepala Dispora Tangsel karena khawatir tak mampu mengawal pelaksanaan Porprov.
“Beliau menyampaikan bahwa ‘saya khawatir tidak mampu menjalankan sampai menyukseskan Porprov’,” tutur Pilar menirukan pernyataan Mukroni.
Pilar mengungkapkan, Kepala Dispora memang memiliki peran penting dalam mensukseskan Porprov Banten. Selain memastikan penyelenggaraan acara berjalan lancar, Dispora juga berperan dalam membina atlet hingga keluar menjadi juara.
“Nah ini kan tugas-tugas berat. Memang beliau itu dari beberapa bulan terakhir siang malam ya sampai subuh kadang rapat, akhirnya mungkin kelelahan, kondisi fisik menurun dan bolak-balik ke rumah sakit,” ungkapnya.
Mempertimbangkan alasan itu, akhirnya Walikota beserta Wakil Walikota menerima pengunduran diri Mukroni.
“Ya jadi kita terima, kalau memang tidak mampu jangan dipaksakan secara fisik. Maka dari itu kita tunjuk pejabat berikutnya yang kami rasa siap untuk melanjutkan,” terangnya.
Terkait penempatan Mukroni untuk jabatan selanjutnya, Pilar masih menunggu kondisi Mukroni untuk benar-benar pulih terlebih dahulu.
“Saya sama pak Wali berharap beliau istirahat dulu lah. Istirahat dulu, jangan dipaksakan untuk kegiatan-kegiatan pemerintahan dulu, sampai pulih benar-benar pulih,” ujarnya.
“Jadi kalau memang harus pengobatan, harus istirahat, kita berikan waktu lah. Kalau diperlukan cuti, ambil cuti silakan, lebih baik ya. Jadi Porprov siapapun yang bertugas harus selalu siap semuanya untuk mengerjakan persiapan Porprov,” pungkasnya.








