HARIANBANTEN.COM – Kisah Ibu Bedah, seorang janda beranak lima di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang sempat tinggal di bawah pohon mendapat perhatian Anggota Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath.
Mengetahui kondisi tersebut, Rano Alfath meminta relawan untuk turun langsung membantu Ibu Bedah dan keluarganya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan kemudian disalurkan oleh Relawan Moh Rano Alfath bersama DPC PKB Kota Tangerang Selatan. Bantuan yang diberikan berupa sembako serta fasilitas biaya kontrakan selama satu tahun.
Rano mengatakan, bantuan tersebut diberikan setelah dirinya mendapat informasi mengenai kondisi Ibu Bedah yang sedang mengalami kesulitan hingga harus tinggal di bawah pohon bersama keluarganya.
“Saya mendapat informasi mengenai kondisi Ibu Bedah yang sedang mengalami kesulitan dan bahkan harus tinggal di bawah pohon bersama keluarganya. Setelah mengetahui kondisi tersebut, saya meminta relawan untuk segera turun dan membantu,” ujar Rano.
Menurutnya, persoalan tempat tinggal menjadi salah satu kebutuhan mendasar yang harus segera dibantu. Karena itu, selain memberikan sembako, pihaknya juga membantu memfasilitasi kontrakan selama satu tahun.
Baca Juga:
Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
“Saya berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban Ibu Bedah dan keluarga. Untuk kebutuhan tempat tinggal, kami juga membantu memfasilitasi kontrakan selama satu tahun agar Ibu Bedah dan anak-anaknya memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan tidak lagi harus tinggal di bawah pohon,” katanya.
Rano menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan tidak semata-mata soal memberikan bantuan materi. Menurutnya, kehadiran dan perhatian terhadap kondisi warga juga menjadi hal penting.
“Bagi saya, persoalan seperti ini bukan hanya soal bantuan materi, tetapi bagaimana kita hadir ketika ada masyarakat yang sedang membutuhkan. Semoga bantuan ini bisa memberikan ketenangan dan menjadi awal yang lebih baik bagi Ibu Bedah dan keluarganya,” tuturnya.
Sebelumnya, kondisi Ibu Bedah menjadi perhatian setelah kisahnya beredar di media sosial. Ia disebut mengalami kesulitan ekonomi hingga tidak mampu melanjutkan pembayaran rumah kontrakan.
Baca Juga:
Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur
UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global
Akibat kondisi tersebut, Ibu Bedah bersama kelima anaknya sempat tinggal di bawah pohon di kawasan Gang Kelapa 2, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu.
Bantuan dari Rano Alfath melalui relawan dan DPC PKB Tangsel diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal bagi Ibu Bedah dan keluarganya setidaknya selama satu tahun ke depan.
Rano juga berharap pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait dapat terus memberikan perhatian kepada warga yang berada dalam kondisi rentan agar mereka dapat memperoleh akses terhadap program bantuan sosial maupun pemberdayaan yang tersedia.








