Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

- Pewarta

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) minta proses investigasi kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh guru sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) diperluas.

Ketua Komisi II DPRD Tangsel, Ricki Yuanda mengatakan, investigasi itu diperlukan untuk mengetahui apakah ada korban lain atau tidak.

“Termasuk juga kemudian kita minta untuk melakukan investigasi, pendataan kepada siswa-siswa yang lain mungkin dalam sirkelnya, apakah mungkin ada korban berikutnya yang memang belum terungkap atau memang cukup korban ini saja,” kata Ricki ketika dihubungi, Senin, 28 September 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan Ricki menyarankan, proses skrinning turut menyasar kepada orang-orang di sekitar terduga pelaku di luar tempatnya mengajar, termasuk di lingkungan rumah.

“Bukan cuma kemudian kepada sirkelnya, tapi kemudian juga ke tempat atau ke wilayahnya, di lingkungan rumahnya misalnya, apakah memang ada perilaku demikian juga yang dilakukan oleh pelaku kepada korban-korban lain,” ujarnya.

“Jadi bukan cuma di sekolah tapi juga kita meminta kepada sirkel di rumah pelaku, sekitar pelakunya. Makanya kemudian ini menjadi penting kita untuk menginvestigasi bagaimana kemudian kasus ini berkembang atau hanya di lokal saja,” tambahnya.

Di samping itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itupun mengaku telah mendapatkan informasi dari pihak sekolah bahwa terduga pelaku telah dinonaktifkan.

Namun kendati demikian, ia berharap proses hukum laporan tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan peraturan yang berlaku.

Sekolah sudah memberikan jawaban yang cukup tegas untuk sementara waktu proses guru tersebut sudah dinonaktifkan dari sekolah. Dan kalaupun memang perlu pengembangan lebih lanjut, saya berharap kemudian pelaku bisa di seret ke dalam kasus hukum, di proses hukum begitu,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya
DPO Kasus Judol Ditangkap di Thailand, Terlibat Operasional 3 Situs dengan Perputaran Uang Rp1 Triliun

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru