HARIANBANTEN.COM – Jumlah lulusan Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan daya tampung siswa baru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri memiliki ketimpangan yang cukup jauh.
Lulusan SD kurang lebih mencapai 25.000, sementara daya tampung SMPN hanya sekira 10.000 siswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Bambang Noetjahtjo mengatakan, kondisi itu membuat persaingan untuk masuk SMP Negeri menjadi semakin ketat, sehingga potensi adanya praktik titip-menitip atau jual beli bangku semakin besar.
“Jadi kalau ditanyakan ‘bagaimana pak apakah itu mungkin terjadi?’ segala kemungkinan pasti terjadi. Pasti ada lah (potensi titip-menitip siswa) ya,” kata Bambang Noertjahtjo di Puspemkot Tangsel, Jumat, 12 Juni 2026.
Baca Juga:
Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Dengan besarnya potensi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel mengaku sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi dengan melaksanakan SPMB secara transparan.
“Hal yang pastinya faktor risiko itu sudah diantisipasi ya. Makanya tadi saya menyampaikan pesan dari Bapak Walikota bahwa kami berkomitmen menjaga objektivitas kompetisi ini berjalan setransparan mungkin,” terangnya.
Baca Juga:
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain
Dindikbud Tangsel sendiri akan mendirikan posko pengaduan yang nantinya menerima segala temuan maupun kesulitan yang dialami wali murid selama proses SPMB.
Tak hanya itu, Dindikbud Tangsel juga menggandeng Inspektorat maupun Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menindak pihak-pihak yang melakukan praktik transaksional tersebut.
“Kita juga di sini sudah dari awal melibatkan Inspektorat, itu kan untuk menjaga risiko yang tadi disampaikan,” pungkasnya.
Baca Juga:
Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global









