Target Juli Meleset, Pembebasan Lahan TPA Cipeucang Kini Ditargetkan Rampung Desember 2026

- Pewarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menargetkan proses pembebasan lahan di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang rampung pada Desember 2026. Target tersebut mundur dari rencana sebelumnya yang dipatok selesai pada Juli.

 

Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, keterlambatan terjadi karena proses administrasi pembebasan lahan masih berada pada tahap penetapan lokasi (Penlok) yang membutuhkan waktu cukup panjang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Insya Allah di tahun ini semua selesai. Tapi memang target sampai Desember ini lah,” kata Pilar, Jumat, 7 Agustus 2026.

 

Ia menjelaskan, setelah tahapan penetapan lokasi selesai, nantinya pemerintah masih harus menjalani proses penilaian harga tanah atau appraisal sebelum pembayaran kepada pemilik lahan dapat dilakukan.

 

“Saat ini masih penetapan lokasi prosesnya, ini kan prosesnya panjang penetapan lokasi. Karena juga habis ini kita terkait masalah appraisal,” ungkapnya.

 

Pilar memastikan penentuan harga lahan akan dilakukan oleh tim appraisal independen yang ditunjuk untuk menjamin objektivitas penilaian.

 

“Habis selesai appraisal baru pembayaran. Kalau appraisal kita menggunakan konsultan appraisal yang memang independen, yang kredibilitas,” tuturnya.

 

Meski target mundur, Pemkot Tangsel optimistis seluruh proses pembebasan lahan dapat diselesaikan sebelum berganti tahun. Pasalnya, anggaran pengadaan lahan telah dialokasikan dalam APBD 2026 sehingga harus direalisasikan pada tahun anggaran berjalan.

 

“Karena anggarannya kan sudah masuk anggaran APBD Murni di 2026. Jadi harus terealisasi di tahun ini,” pungkas Pilar.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru