Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis

- Pewarta

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Andra Soni terus memperluas akses pendidikan bagi warganya. Kabar gembira datang bagi para orang tua siswa tingkat menengah atas, tahun ini Pemprov Banten resmi meluncurkan program sekolah gratis bagi 10.000 siswa dan siswi Madrasah Aliyah (MA) swasta.

 

Kebijakan ini diambil untuk memastikan bahwa hak mendapatkan pendidikan berkualitas tidak hanya terbatas pada sekolah negeri, tetapi juga merambah ke institusi keagamaan swasta demi mewujudkan pemerataan SDM di Tanah Jawara.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, saat meninjau langsung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (22/6/2026).

 

Menurut Andra, program ini adalah solusi konkret untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat sekaligus menekan angka putus sekolah di tingkat pendidikan menengah.

 

“Kita tahun ini memprogramkan gratis untuk sekolah MA swasta sebanyak 10.000 siswa siswi itu. Ini komitmen kami untuk membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya di Provinsi Banten,” tegas Andra Soni, dilansir dari Antara.

 

Pemerintah Banten kini membuka akses pendidikan seluas-luasnya agar anak -anak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkeadilan.

 

Ia menjelaskan pendidikan sebagai kebutuhan penting untuk kehidupan karena dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

 

Ia mengatakan sekolah gratis sudah berjalan sejak 2025, sedangkan tahun ini menambah kuota 10.000 siswa dan siswi MA swasta.

 

“Kami berharap program sekolah gratis ini bisa dikawal dengan sebaik-baiknya,” kata Andra Soni.

 

Menurut dia, pelaksanaan SPMB di Provinsi Banten secara umum berjalan baik, termasuk di SMAN 1 Rangkasbitung.

 

Ia meminta masyarakat melapor jika terjadi kecurangan-kecurangan dalam proses SPMB.

 

“Kita berharap pelaksanaan SPMB di Banten objektif, transparan, dan berkeadilan,” katanya.

 

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Heri Fasa mengatakan pelaksanaan SPMB di sekolah itu berjalan baik dan transparan mulai dari persyaratan domisili, wilayah, afirmasi, akademisi, dan non-akademisi.

Berita Terkait

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi
Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat
Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 18:47 WIB

Sidak Pasar Ciputat Bongkar Puluhan Kios Terisi Tanpa Bayar Retribusi

Selasa, 29 September 2026 - 18:36 WIB

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Berita Terbaru

Info Banten

Dindik Tangsel Senang, Gaji 1.100 Guru PPPK Bakal Dibayar Pusat

Selasa, 29 Sep 2026 - 18:36 WIB