Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

- Pewarta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

**HARIANBANTEN.COM** – Pengelolaan suplai air bersih di Perumahan Serpong Lagoon, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), direncanakan beralih ke Perseroda Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) dalam waktu tiga bulan ke depan.

 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain rencana pengambilalihan pengelolaan, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan juga menyampaikan bahwa air danau di kawasan Serpong Lagoon tidak lagi digunakan sebagai sumber air bersih bagi warga.

 

Informasi tersebut disampaikan dalam rapat yang digelar di kantor Dinas Cipta Karya Kota Tangerang Selatan, Rabu (21/10/2026). Rapat dihadiri Wakil Wali Kota Tangsel, Dinas Cipta Karya, perwakilan BSA Land, pengelola Water Treatment Plant (WTP), Perseroda PITS, perwakilan warga, serta jajaran terkait lainnya.

 

Yudi, perwakilan warga Serpong Lagoon yang mengikuti rapat tersebut, mengatakan bahwa masa tiga bulan ke depan akan digunakan untuk mempersiapkan sejumlah kebutuhan sebelum pengambilalihan dilakukan.

 

Persiapan itu meliputi penyusunan nota kesepahaman (*Memorandum of Understanding*/MoU), pemenuhan aspek legal standing, serta persiapan jaringan perpipaan untuk mendukung penyaluran air bersih.

 

“Tadi disampaikan dari pihak Pemkot dan PITS bahwa dalam waktu tiga bulan ke depan suplai air bersih akan diambil alih PITS, bukan WTP lagi,” ujar Yudi.

 

Nantinya, PITS direncanakan menyuplai air bersih dari PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang untuk memenuhi kebutuhan warga Serpong Lagoon.

 

Yudi menyambut baik rencana tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa warga berharap pembenahan tidak hanya dilakukan dengan mengganti sumber pasokan air, tetapi juga mencakup jaringan perpipaan distribusi di dalam perumahan.

 

“Kami berharap jangan hanya sumber airnya yang diganti. Jaringan distribusi perpipaan di dalam perumahan juga harus dievaluasi dan, jika memang diperlukan, diganti menggunakan pipa berstandar *food grade*. Jangan sampai sumber airnya sudah bagus, tetapi jaringan distribusinya masih bermasalah seperti kondisi sekarang,” tegasnya.

 

Menurut Yudi, kualitas air yang diterima warga tidak hanya ditentukan oleh sumber pasokan, tetapi juga proses pengolahan dan kondisi jaringan distribusi yang menyalurkan air hingga ke rumah-rumah.

 

Karena itu, ia berharap proses pengambilalihan oleh PITS menjadi momentum untuk mengevaluasi secara menyeluruh infrastruktur air bersih di Serpong Lagoon, termasuk memeriksa kondisi pipa dan potensi kebocoran yang dapat menyebabkan kontaminasi.

 

Terlebih, persoalan air bersih di kawasan tersebut menjadi perhatian setelah kasus muntaber massal yang dialami ratusan warga. Sejumlah sampel air di Serpong Lagoon juga dilaporkan menunjukkan adanya bakteri *Escherichia coli* (*E. coli*).

 

Dengan rencana penghentian penggunaan air danau serta pengalihan pasokan kepada PITS melalui PDAM TKR, warga berharap persoalan kualitas air bersih di Serpong Lagoon dapat ditangani secara menyeluruh.

 

Warga juga berharap proses transisi tersebut disertai pengawasan kualitas air secara berkala dan keterbukaan hasil pengujian laboratorium, sehingga keamanan air yang diterima masyarakat dapat dipastikan.

Berita Terkait

Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan
Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan
Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Muntaber di Lagoon Serpong Meluas, 161 Warga Jadi Korban, Pemkot Suplai Air Bersih
146 Warga Muntaber, Warga Lagoon Serpong Ancam Gugat Pengelola Air hingga Pemda!
Wakil Wali Kota Tangsel Bakal Tuntut Penyedia Air Serpong Lagoon, Andai Anaknya Jadi Korban!

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Penlok Rampung, Lahan Seluas 31.052 Meter untuk PSEL di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sebabkan 2 Orang Meninggal, Gudang Meledak di Pasar Cimanggis Tak Memiliki Izin

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Nyaris Roboh Akibat Ledakan, Bangunan Pasar Cimanggis Akan Dihancurkan

Berita Terbaru