HARIANBANTEN.COM – Hasil pemeriksaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) menemukan sebanyak 2.387 remaja di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terdeteksi mengalami gejala depresi.
Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, berdasarkan hasil assesment diketahui bahwa terdapat beberapa faktor yang membuat para remaja depresi, salah satunya khawatir karena cita-cita tak tercapai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beragam ya, ada yang karena tidak tercapai cita-cita. Karena itu dikasih beberapa pertanyaan. Nah dari pertanyaan itu tersimpulkan bahwa dia mengalami depresi,” kata Benyamin ketika ditemui di kantor Kecamatan Pondok Aren, Senin, 31 Agustus 2026.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel, Alin Hendalin Mahdaniar menjelaskan, gejala depresi yang dialami remaja di Kota Tangsel diketahui dari hasil skrining.
Baca Juga:
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
Metode skrining dilakukan dengan memberikan sejumlah pertanyaan, dari hasil pertanyaan itu disimpulkan bahwa mereka mengalami gejala depresi.
“Pada saat masyarakat menjawab jujur itu (hasilnya disimpulkan) sudah dikategorikan depresi ringan,” jelasnya.
Baca Juga:
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Alin mengungkapkan, dari 2.387 remaja yang mengalami depresi ringan, 629 di antaranya merupakan masih berstatus pelajar.
“Ada 629 ya dari tingkat SMA yang dikategorikan depresi ringan. Jadi ini adalah sebenarnya sesuatu yang butuh kita lakukan edukasi,” ungkap Alin.
Menurutnya terdapat beberapa faktor yang menyebabkan para remaja di Kota Tangsel mengalami gejala depresi, beberapa di antaranya karena tekanan psikologis hingga kekhawatiran terhadap hal-hal yang akan terjadi di masa mendatang.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut
“Jadi mereka ada hal-hal yang ketakutan akan masa depan, kemudian juga karena mungkin tekanan,” pungkasnya.









