Kopdes Cempaka Putih Jadi Koperasi Omzet Terbesar se Tangsel, Miliki 170 Anggota

- Pewarta

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cempaka Putih yang berada di wilayah Ciputat Timur, tercatat sebagai koperasi dengan omzet terbesar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

 

Ketua Koperasi Merah Putih Cempaka Putih, Iwan Firdaus mengatakan, koperasi yang dipimpinnya mulai launching pada bulan November 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Koperasi tersebut saat ini fokus menjual berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Pada bulan pertama, koperasi Cempaka Putih berhasil mencacatkan omzet kurang lebih Rp57 juta.

 

“Untuk di bulan pertama kita omzet Rp57 juta, bulan Desembernya sekitar Rp43 juta,” kata Iwan kepada Harianbanten, Jumat, 22 Mei 2026.

 

Iwan menyebut, seluruh transaksi dicatat rapih dalam buku keuangan. Sementara laporan keuangan diterbitkan setiap tiga bulan sekali.

 

Ia mengungkapkan, omzet terbesar tercatat pada bulan Maret 2026 lalu ketika momentum Idul Fitri yang menyentuh angka kurang lebih Rp120 juta.

 

Pasalnya saat itu pihaknya membuat inovasi dengan menyediakan paket hampers berisi sembako yang diminati oleh banyak masyarakat.

 

“Omzet terbesar lebaran kemarin, sekitar Rp120 juta. Kita dapat paket hampers sekitar 800. Kita dapat pesanan dari salah satu sekolah di Jakarta itu mencapai 483 paket, ditambah sama warga-warga sini ada yang pesan 50 hingga 100,” ungkapnya.

 

Iwan menjelaskan, saat ini koperasi yang dipimpinnya tercatat memiliki 170 anggota yang seluruhnya merupakan warga Kelurahan Cempaka Putih.

 

“Syarat jadi anggota pertama harus mengisi formulir dan dia harus tercatat sebagai warga Kelurahan Cempaka Putih. Karena setiap kelurahan kan ada koperasinya masing-masing,” terangnya.

 

Ia mengungkapkan, setiap anggota wajib membayar biaya sebesar Rp50 ribu yang dibayarkan sekali.

 

Selain itu anggota harus membayar iuran pokok sebesar Rp20 ribu yang dibayar setiap bulan.

 

Masyarakat yang tercatat sebagai anggota koperasi nantinya akan mendapatkan berbagai keuntungan, salah satunya Sisa Hasil Usaha (SHU).

 

Dilansari dari berbagai sumber, SHU adalah

pendapatan bersih koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku setelah dikurangi biaya, penyusutan, dan kewajiban lainnya.

 

“Pertama anggota nantinya mendapat SHU, lalu kalau di kita ada harga spesial untuk anggota harganya lebih murah,” ungkapnya.

 

“Ketiga bila belanja dengan jumlah banyak bisa mendapatkan voucher belanja, keuntungan terakhir yaitu setiap belanja barangnya diantar. Jadi dia belanja apapun diantar ke rumahnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?
Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal di Ciputat
APBD Tangerang Raya Tembus Rp20 Triliun, Lebih Dua Kali Lipat APBD Banten
Manajer Kopdes Merah Putih di Banten Belum Jelas, Pemprov Masih Tunggu Plotting Kementerian
Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka
Dugaan Pelecehan di ICM Tangsel: Polisi Periksa 7 Saksi, Perkara Naik Penyidikan
Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta
Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Bikin Geger! Kepala Dispora Tangsel Mundur Jelang Porprov Banten, Ada Apa?

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Lagi Bawa Penumpang, Driver Ojol Tiba-tiba Jatuh dan Meninggal di Ciputat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:32 WIB

APBD Tangerang Raya Tembus Rp20 Triliun, Lebih Dua Kali Lipat APBD Banten

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih di Banten Belum Jelas, Pemprov Masih Tunggu Plotting Kementerian

Rabu, 30 September 2026 - 18:36 WIB

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Berita Terbaru