CGTN: Apa yang Membuat Partai Komunis Tiongkok Mendapat Kepercayaan Luas dari Publik?

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memperingati 105 tahun Partai Komunis Tiongkok (PKT), CGTN mengulas sejumlah faktor yang membuat partai tersebut terus memperoleh dukungan publik. Artikel ini juga menyoroti pendekatan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan peran PKT dalam mendorong tata kelola dunia yang lebih inklusif dan berkeadilan.

BEIJING, 2 Juli 2026 /PRNewswire/ — Bagi warga di kawasan permukiman di Changchun, Tiongkok timur laut, Wu Yaqin bukan sekadar "penggerak masyarakat". Perempuan berusia 66 tahun itu telah menjadi sosok yang selalu diandalkan warga sekitar selama hampir tiga dekade.

Selama bertahun-tahun, Wu membantu berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari mengatur layanan potong rambut di rumah, mengantarkan obat-obatan dan makanan bagi lansia, hingga menggagas program yang membantu lebih dari 100 pelajar dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia juga tercatat menyelesaikan lebih dari 1.000 perselisihan antartetangga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada Rabu lalu, Wu menjadi salah satu anggota teladan Partai Komunis Tiongkok (PKT) yang menerima Medali 1 Juli, penghargaan tertinggi dari partai tersebut. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden Tiongkok sekaligus Sekretaris Jenderal Komite Sentral PKT, Xi Jinping, dalam rangkaian peringatan 105 tahun berdirinya PKT.

Dalam pidatonya, Xi, sosok yang juga menjabat Presiden Tiongkok dan Ketua Komisi Militer Pusat, mengatakan bahwa sejak berdiri 105 tahun lalu, PKT selalu menjadikan peningkatan kesejahteraan rakyat dan kebangkitan bangsa Tiongkok sebagai tujuan utama perjuangannya.

Melayani rakyat

Xi menilai PKT memiliki karakter yang membedakannya dari banyak kekuatan politik lain.

"Kita harus selalu mengingat bahwa negara ini milik rakyat dan rakyat berperan sebagai fondasi negara," ujar Xi, seraya mengajak seluruh anggota partai untuk terus mengabdi kepada masyarakat.

Para penerima Medali 1 Juli berasal dari berbagai latar belakang profesi dan daerah. Mereka dikenal luas atas kontribusinya dalam membantu masyarakat serta mendorong pembangunan di lingkungan masing-masing.

Di Chongqing, misalnya, Ma Shanxiang telah mengabdikan diri di tingkat akar rumput selama lebih dari 30 tahun dan berhasil menengahi lebih dari 2.500 konflik sosial. Di Provinsi Henan, Kepala Desa Xixinzhuang Li Liancheng berhasil mengangkat desanya keluar dari garis kemiskinan dan menjadikannya salah satu contoh keberhasilan revitalisasi pedesaan di Tiongkok. Sementara itu, akademisi berusia 89 tahun Zhong Jue berkontribusi mengembangkan teknologi pengolahan aluminium yang turut meningkatkan daya saing industri manufaktur Tiongkok di tingkat global.

Dedikasi para anggota partai merupakan salah satu faktor yang mendorong tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap PKT. Hal ini sejalan dengan survei global terbaru CGTN yang menunjukkan bahwa 63,9% responden internasional menilai keberhasilan modernisasi Tiongkok tidak terlepas dari kebijakan yang diterapkan PKT. Studi yang dilakukan selama 13 tahun oleh Harvard Kennedy School juga menunjukkan, lebih dari 90% masyarakat Tiongkok menyatakan puas terhadap kinerja pemerintah pusat.

Direktur Center for Party Building and National Development Studies di Fudan University, Zheng Changzhong, menilai tingkat dukungan tersebut lahir dari pendekatan pembangunan yang berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat. "Partai Komunis Tiongkok tidak bekerja hanya untuk segelintir kelompok, melainkan untuk 1,4 miliar penduduk," ujarnya.

Menurut Zheng, berbagai program seperti pengentasan kemiskinan, revitalisasi pedesaan, dan perluasan akses layanan kesehatan dasar membuat masyarakat merasakan manfaat pembangunan secara langsung.

"Dari sisi nilai, kepemimpinan partai memastikan bahwa Tiongkok memprioritaskan rakyat, bukan modal. Dari sisi praktik, modernisasi Tiongkok mencakup sektor ekonomi, politik, budaya, sosial, dan lingkungan. Hanya PKT yang mampu mengerahkan berbagai kekuatan tersebut dalam satu arah pembangunan yang terpadu," ujarnya.

Mendorong Tata Kelola Global

Xi juga mengatakan bahwa Tiongkok yang dipimpin PKT telah dikenal sebagai pendukung perdamaian dunia, pendorong pembangunan global, serta penjaga tatanan internasional.

Lebih dari satu dekade lalu, Tiongkok memperkenalkan konsep community with a shared future for humanity atau komunitas yang memiliki masa depan bersama bagi umat manusia. Berdasarkan visi tersebut, Tiongkok lalu meluncurkan sejumlah inisiatif global di bidang pembangunan, keamanan, peradaban, dan tata kelola.

Empat inisiatif tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan utama negara berkembang dan pasar berkembang. Hingga kini, hampir 160 negara dan organisasi internasional telah mendukung Global Governance Initiative. Selain itu, lebih dari 130 negara bergabung dalam Global Development Initiative, sementara lebih dari 80 negara ikut serta dalam Group of Friends yang mendukung program tersebut.

Sejumlah pengamat internasional juga menyampaikan pandangan serupa. Akademisi asal Mesir, Diaa Helmy, menilai Tiongkok telah menjadi pihak yang memiliki peran penting dalam mendorong sistem tata kelola global yang lebih adil dan setara. Menurut pakar hubungan internasional asal Kenya, Adhere Cavince, PKT memainkan peran yang konstruktif dan berorientasi jangka panjang dalam memperkaya praktik tata kelola global.

Dari hanya 58 anggota saat didirikan hingga mencapai hampir 101,29 juta anggota pada akhir 2025, PKT kini menjadi partai penguasa terbesar di dunia di tengah dinamika internasional yang terus berubah.

Xi menegaskan bahwa pada fase pembangunan berikutnya, PKT akan terus mendorong pembentukan komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia guna memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perdamaian dan pembangunan global.

https://news.cgtn.com/news/2026-07-01/What-drives-people-s-trust-in-China-s-governing-party–1OqdSbZGgN2/p.html

Berita Terkait

HPL Hotels & Resorts Ambil Alih Pengelolaan Holiday Inn Kandooma Maldives, Berganti Nama Jadi Kandooma Maldives
Envision Energy Tercatat dalam Daftar “Fortune’s 2026 Change the World” Berkat Konvergensi AI dan Energi Hijau
Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global
DongCheng Tercantum dalam Daftar “Asia’s 500 Most Influential Brands” Selama Tiga Tahun Berturut-turut
Segway Powersports Ajak Media dan Kreator Konten Amerika Latin dan Kanada Menjelajahi Proses Produksi hingga Medan “Off-Road”
Greta Garbo kembali-membintangi inisiatif SKF untuk mengatasi gesekan
CTM dan Huawei Luncurkan Jaringan IP Komunikasi QKD Terintegrasi Pertama di Dunia, Perkuat Keamanan Digital di Greater Bay Area
RevitaLash® Cosmetics Memperkenalkan RevitaLash Peptide Complex+ Time Release Eyelash Conditioner, Serum Bulu Mata Revolusioner Tanpa Kandungan Analog Prostaglandin

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 10:28 WIB

HPL Hotels & Resorts Ambil Alih Pengelolaan Holiday Inn Kandooma Maldives, Berganti Nama Jadi Kandooma Maldives

Rabu, 30 September 2026 - 07:33 WIB

Huawei Luncurkan Intelligent RAIL 2.0, Percepat Transformasi Digital di Sektor Perkeretaapian Global

Rabu, 30 September 2026 - 07:26 WIB

DongCheng Tercantum dalam Daftar “Asia’s 500 Most Influential Brands” Selama Tiga Tahun Berturut-turut

Rabu, 30 September 2026 - 06:34 WIB

Segway Powersports Ajak Media dan Kreator Konten Amerika Latin dan Kanada Menjelajahi Proses Produksi hingga Medan “Off-Road”

Rabu, 30 September 2026 - 05:00 WIB

Greta Garbo kembali-membintangi inisiatif SKF untuk mengatasi gesekan

Berita Terbaru

Info Banten

Toyota Agya Tabrak Gerobak Ketoprak di Ciputat, 1 Orang Luka

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:36 WIB

Info Banten

Viral Tukang Sate di Pondok Aren Tangsel Dipalak Ratusan Juta

Rabu, 30 Sep 2026 - 16:02 WIB