Guru di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum P3K Dindikbud: Area Tubuh Sensitif Difoto Lalu Disebar

- Pewarta

Senin, 7 September 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Dugaan pelecehan menimpa M (32), seorang guru di Tangerang Selatan (Tangsel). Terduga pelaku merupakan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel berinisial A.

 

Peristiwa tersebut berlangsung di sebuah tempat hiburan billiard kawasan Serpong, Jumat (4/9). Saat itu, korban datang bersama kakaknya untuk mengambil koper persiapan ibadah umrah kepada A, yang juga mengelola bisnis travel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Di lokasi, A sedang bermain billiard bersama atasannya yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dindikbud Tangsel.

 

Ketika korban mencoba ikut bermain sembari menunggu, A diduga mengambil foto area tubuh sensitif milik M secara diam-diam lalu menyebarkannya.

 

“Aku engga tahu dia ngambil foto. Aku bersama kakak aku berdiskusi untuk keperluan umrah,“ kata Korban, Senin, 7 September 2026.

 

M sendiri mengaku baru menyadari tindakan tersebut setelah menerima informasi tersebarnya foto bagian tubuh dirinya dari rekan kerja.

 

“Saya kemudian nanya foto itu dikirim dari siapa dan dijawabnya dari si A yang aku temui di biliar itu,” ujarnya.

 

Mencari keadilan, korban lantas meminta klarifikasi langsung kepada A. Namun sikap A justru terkesan acuh dan tidak menunjukkan penyesalan.

 

“Dia tidak ada itikad baik ke saya. Saya kecewa karena tidak seharusnya dia seperti itu,” tuturnya.

 

Situasi kian menyudutkan M lantaran atasan A yang berada di lokasi justru terkesan membela terduga pelaku dan menyalahkan korban.

 

“Saya malah disalahin dan dipojokan sama mereka. Saya tidak berbuat apa-apa, ke biliard juga bersama kakak saya karena memang mau umrah dan bertemu dengan A ini yang memiliki travel,” ungkapnya.

 

Merasa dipojokkan dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban, M memantapkan diri untuk membawa kasus ini ke meja hijau demi mencegah kejadian serupa terulang.

 

“Tidak ada itikad baik dan saya malah disudutkan saya rencananya akan melapor ke polisi,” pungkasnya.

 

HarianBanten telah mengkonfirmasi kejadian itu kepada Kepala Dindikbud Tangsel, namun belum mendapatkan jawaban.

Berita Terkait

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur
Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB