Wacana Guru P3K Digaji Pemerintah Pusat, BKAD Tangsel: APBD Bisa Dialokasikan Untuk Program Lain

- Pewarta

Rabu, 30 September 2026 - 15:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menyambut baik wacana Guru Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang akan digaji oleh pemerintah pusat.

 

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel, Hadi Widodo mengatakan, meski belum ada regulasi yang mengatur rencana tersebut, namun kebijakan untuk dinilai akan membantu beban APBD.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tapi kan ini regulasinya juga belum keluar ya, baru wacana dengan Banggar sih kemarin di pusat, mungkin sudah diputuskan cuma kan belum ada regulasinya, keputusan Menteri Keuangannya, atau apa gitu yang memperkuat itu belum ada, ya mudah-mudahan saja bisa terealisasi,” kata Hadi Widodo ketika dikonfirmasi, Rabu, 30 September 2026.

 

Saat ini tercatat ada sekira 1.100 Guru P3K dari berbagai jenjang pendidikan yang ada di Kota Tangsel.

 

Hadi tak menyebut berapa alokasi anggaran dalam APBD untuk menggaji para Guru P3K tersebut. Namun jika kebijakan itu terealisasi, anggaran yang sebelumnya dialokasikan bisa digunakan untuk program prioritas lainnya.

 

“Alokasi yang awalnya dari APBD kita untuk membiayai gaji pegawai tadi ya, bisa kita alokasikanlah buat yang lain gitu, yang prioritas,” tuturnya.

 

Menurutnya banyak program prioritas di Kota Tangsel yang saat ini membutuhkan banyak support anggaran agar pencapaiannya dapat lebih maksimal.

 

“Mudah-mudahan kalau kalau memang nanti diakomodir di 2027 ya, alokasinya paling buat program-program prioritas,” ungkapnya.

 

“Mungkin juga terkait pendidikan juga nanti mungkin gitu kan. Bisa juga buat sektor lainnya, bisa buat sektor pendidikan tergantung nanti kan kita lihat kebutuhan arah kebijakannya nanti juga seperti apa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur
Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB