Tersangka Pembunuhan Anggota TNI di Tangerang Bertambah Jadi 7 Orang 

- Pewarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Tersangka pembunuhan anggota TNI berinisial ABS berpangkat Prada di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, bertambah menjadi tujuh orang.

 

“Per hari ini ada penambahan tiga orang tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, ketika dikonfirmasi, Rabu, 22 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Tiga tersangka baru tersebut sebelumnya diamankan oleh pihak Denpom Jayakarta 1 Tangerang.

 

Setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan dan gelar perkara terhadap ketiga orang tersebut, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka.

 

Wira tak merinci identitas ketiga tersangka baru tersebut. Kendati demikian ia memastikan mereka adalah warga sipil.

 

“Jadi total ada tujuh tersangka. Mereka sipil,” pungkasnya.

 

Diberitakan sebelumnya, Prada ABS ditemukan tewas tergeletak di pinggir jalan Pondok Hijau Golf, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu pagi (19/7)

 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik menemukan adanya 10 luka tusuk pada tubuh korban.

 

Pada Minggu malam (19/7), penyelidikan antara pihak kepolisian dan TNI berhasil menangkap tiga tersangka

 

“Kami bersama-sama juga dengan rekan-rekan TNI untuk melakukan penyelidikan. Alhamdulillah pada Minggu malam, kita telah menangkap tiga orang pelaku,” kata Wira di Polres Tangsel, Selasa, 21 Juli 2026.

 

Sementara satu tersangka lainnya sebagai pelaku penusukan menyerahkan diri ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya.

 

Keempat tersangka masing-masing berinisial BR (36), RRG (22), MKN (27), dan EYR (21). Polisi menyebut keempatnya memiliki peran berbeda dalam kejadian tersebut.

 

BR berperan mengejar korban. RRG memukul dan mengejar korban menggunakan sepeda motor. MKN turut mengejar korban, sedangkan EYR diduga mengejar, memukul, hingga menusuk korban menggunakan pisau.

Berita Terkait

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas
Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur
DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan
Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah
Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno
Pengalihan PPPK ke Pusat Berpotensi Ringankan Beban APBD
340 Pesilat Cilik Ramaikan Bocil Championship IV Tangsel, Atlet Nasional Ikut Beri Motivasi
ICM Nonaktifkan Guru yang Dilaporkan ke Polisi Atas Dugaan Pelecehan ke Siswinya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:02 WIB

Khawatir Ada Korban Lain, DPRD Tangsel Minta Investigasi Dugaan Pelecehan Sekolah Internasional Diperluas

Selasa, 29 September 2026 - 11:37 WIB

Bikin Resah! Toko Obat di Pondok Aren Digeruduk Warga, Penjual Kabur

Senin, 28 September 2026 - 19:30 WIB

DPRD Tangsel Sarankan Ada Aturan Khusus Batasi Kedekatan di Lingkungan Pendidikan

Senin, 28 September 2026 - 14:10 WIB

Ujicoba Hari Pertama Rekayasa Lalin di Serpong, Sejumlah Pemotor Masih Nekat Lawan Arah

Senin, 28 September 2026 - 12:37 WIB

Oknum Guru ICM Diduga Child Grooming Siswi Pakai Film Porno

Berita Terbaru