Abu Vulkanik Masih Selimuti Tangsel, Pemkot Buka Peluang Perpanjang PJJ

- Pewarta

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membuka kemungkinan memperpanjang kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa menyusul abu vulkanik yang masih menyebar di sejumlah wilayah.

 

Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, seluruh wilayah Tangsel masih terdampak abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tapi memang sampai dengan hari ini menunjukkan bahwa penyebaran abu vulkanik itu masih terjadi,” kata Benyamin seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Tangsel, Senin, 7 September 2026.

 

Menurut Benyamin, abu vulkanik memiliki risiko kesehatan yang lebih besar dibandingkan debu biasa. Hal itu disebabkan ukuran partikelnya yang sangat kecil dan karakteristik partikelnya yang tajam.

 

Oleh karena itu, sekecil atau sedikit apapun abu vulkanik yang tersebar. Kondisi itu harus tetap mendapatkan perhatian serius.

 

“Karena informasinya ini adalah partikel yang sangat tajam gitu, beda dengan abu tanah biasa, maka ini cukup membahayakan bagi kesehatan warga,” tuturnya.

 

Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan, terutama pada anak-anak, Pemkot Tangsel mempertimbangkan kembali penerapan PJJ.

 

“Sebetulnya selalu ada di handphone saya ini, selalu ada informasi mengenai hal tersebut. Jadi sampai dengan hari ini ingin saya sampaikan kepada teman-teman, hari ini kita masih cuacanya 34 derajat, kemudian masih ada abu vulkanik. Ya Sehingga kemungkinan memang masih akan kita berlakukan lagi PJJ,” ungkapnya.

 

Benyamin mengatakan keputusan terkait perpanjangan PJJ akan dibahas lebih lanjut dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Senin sore.

 

“Nanti saya akan rapat lagi mungkin sorean. Makanya saya evaluasi lagi di sore,” pungkasnya.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat

Berita Terbaru