HARIANBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti sistem proteksi kebakaran di sejumlah gedung pemerintahan yang dinilai belum berfungsi optimal.
Kepala Damkar Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, berdasarkan hasil inspeksi menunjukkan masih terdapat kelemahan pada sistem proteksi aktif, seperti diantaranya gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) dan gedung DPRD Tangsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menyebut, berbagai perangkat proteksi kebakaran memang telah tersedia, namun tidak seluruhnya dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
“Untuk di gedung pemerintahan, kita memang untuk sistem proteksi aktifnya itu belum maksimal. Contoh Dewan (DPRD) dan Pusat Pemerintahan (Puspem), itu belum maksimal dari aspek fungsionalnya. Artinya alatnya ada, tapi kadang enggak berfungsi,” kata Dohiri, Rabu, 22 Juli 2026.
Baca Juga:
Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru
Sambut Kehadiran iPhone 18, AUKEY Perkenalkan Aivyo Swift, Lini Smart Wall Charger
Ia menjelaskan, sistem proteksi aktif mencakup sejumlah perangkat keselamatan kebakaran, seperti hydrant dan sprinkler. Peralatan tersebut harus dipastikan selalu dalam kondisi siap digunakan.
Menurutnya, keberadaan perangkat proteksi kebakaran tidak cukup tanpa pemeliharaan dan pengujian secara berkala. Terlebih, gedung bertingkat dengan ketinggian lebih dari empat lantai wajib memiliki sistem proteksi aktif dan pasif yang memenuhi ketentuan.
Baca Juga:
BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri
“Kalau gedung di atas empat lantai, sistem proteksi aktif dan pasifnya memang harus ideal dan berfungsi maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Damkar Tangsel sendiri telah menyampaikan rekomendasi kepada pengelola gedung untuk segera melakukan perbaikan.
“Ini kan sudah kita inspeksi lalu kita sudah rekomendasikan kepada masing-masing pengelola gedung agar ada perbaikan-perbaikan,” tuturnya.
Baca Juga:
Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?
Trinasolar Pasok Panel Surya untuk PLTS 25 MWp Bugallon di Filipina
Huawei Luncurkan Arsitektur Komputasi UnifiedBus Terbaru untuk SuperPoD dan Klaster
Di sisi lain, Dohiri menyebut sejumlah gedung pelayanan di Tangsel telah memiliki sistem proteksi kebakaran yang dinilai baik. Salah satunya Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Tangsel.
“Lalu, kemudian, kalau gedungnya itu yang bagus sistem proteksinya itu PTSP sudah bagus,” ucapnya.
Damkar Tangsel berharap seluruh pengelola gedung pemerintahan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut untuk memastikan sistem proteksi kebakaran dapat berfungsi optimal dan meningkatkan keselamatan pegawai maupun masyarakat.










