Damkar Tangsel: Sistem Proteksi Kebakaran Gedung Puspemkot dan DPRD Belum Maksimal

- Pewarta

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyoroti sistem proteksi kebakaran di sejumlah gedung pemerintahan yang dinilai belum berfungsi optimal.

 

Kepala Damkar Tangsel, Ahmad Dohiri mengatakan, berdasarkan hasil inspeksi menunjukkan masih terdapat kelemahan pada sistem proteksi aktif, seperti diantaranya gedung Pusat Pemerintah Kota (Puspemkot) dan gedung DPRD Tangsel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menyebut, berbagai perangkat proteksi kebakaran memang telah tersedia, namun tidak seluruhnya dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

 

“Untuk di gedung pemerintahan, kita memang untuk sistem proteksi aktifnya itu belum maksimal. Contoh Dewan (DPRD) dan Pusat Pemerintahan (Puspem), itu belum maksimal dari aspek fungsionalnya. Artinya alatnya ada, tapi kadang enggak berfungsi,” kata Dohiri, Rabu, 22 Juli 2026.

 

Ia menjelaskan, sistem proteksi aktif mencakup sejumlah perangkat keselamatan kebakaran, seperti hydrant dan sprinkler. Peralatan tersebut harus dipastikan selalu dalam kondisi siap digunakan.

 

Menurutnya, keberadaan perangkat proteksi kebakaran tidak cukup tanpa pemeliharaan dan pengujian secara berkala. Terlebih, gedung bertingkat dengan ketinggian lebih dari empat lantai wajib memiliki sistem proteksi aktif dan pasif yang memenuhi ketentuan.

 

“Kalau gedung di atas empat lantai, sistem proteksi aktif dan pasifnya memang harus ideal dan berfungsi maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

 

Damkar Tangsel sendiri telah menyampaikan rekomendasi kepada pengelola gedung untuk segera melakukan perbaikan.

 

“Ini kan sudah kita inspeksi lalu kita sudah rekomendasikan kepada masing-masing pengelola gedung agar ada perbaikan-perbaikan,” tuturnya.

 

Di sisi lain, Dohiri menyebut sejumlah gedung pelayanan di Tangsel telah memiliki sistem proteksi kebakaran yang dinilai baik. Salah satunya Gedung Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kota Tangsel.

 

“Lalu, kemudian, kalau gedungnya itu yang bagus sistem proteksinya itu PTSP sudah bagus,” ucapnya.

 

Damkar Tangsel berharap seluruh pengelola gedung pemerintahan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut untuk memastikan sistem proteksi kebakaran dapat berfungsi optimal dan meningkatkan keselamatan pegawai maupun masyarakat.

Berita Terkait

Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru
BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri
Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?
Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran
APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun
60 Kabupaten Kota Minati SISGITA, Inovasi Sistem Pajak Milik Tangsel
Tangsel Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang, 1 Pohon di Ciputat Tumbang Timpa Kabel-Rumah Warga
Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan, Keluarga Masih Berharap Bisa Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 07:21 WIB

Geger! Siswi Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru

Selasa, 22 September 2026 - 20:51 WIB

BRIN-Rosatom Kerjasama Pengembangan Nuklir Damai untuk Bidang Pangan, Kesehatan hingga Industri

Selasa, 22 September 2026 - 09:31 WIB

Tukin ASN Banten Dipangkas Jadi 13 Bulan, Bagaimana Nasib PPPK?

Senin, 21 September 2026 - 17:54 WIB

Korsleting Listrik Sebabkan Pabrik Tahu di Serpong Kebakaran

Senin, 21 September 2026 - 17:12 WIB

APBD Perubahan Tangsel 2026 Disepakati Rp5,25 Triliun

Berita Terbaru