Disekap 5 Hari Sama Kenalan Dari Medsos, Bocah 14 Tahun Warga Tangsel Alami Trauma

- Pewarta

Rabu, 23 September 2026 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Bocah perempuan berusia 14 tahun warga Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), yang diduga disekap selama lima hari di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengalami trauma.

 

Ketua RT setempat, Arfian mengatakan, korban saat ini trauma dan tidak berani dengan orang asing. Ia hanya ingin bertemu dan berbicara dengan orang tuanya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Keadaan korban sih untuk saat ini ya, mentalnya atau psikisnya trauma, dia enggak mau ketemu orang siapapun selain dari keluarga, terutama orang tuanya,” kata Afrian ketika ditemui awak media, Rabu, 23 September 2026.

 

Ia menyebut, saat ini peristiwa tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian di Jakarta Timur. Pasalnya, Tempat Kejadian Perkara (TKP) peristiwa tersebut berada di wilayah Pasar Rebo.

 

“Laporannya dilimpahkan ke sana (Jakarta Timur, red) karena TKP-nya di sana,” tuturnya.

 

Berdasarkan informasi yang ia terima, pihak keluarga telah dimintai keterangan oleh kepolisian untuk kepentingan penyelidikan.

 

“Si orang tua korban tadi, baru semalam nih, semalam balik dari Pasar Rebo sudah di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan, red),” pungkasnya.

 

*Kronologi Terbongkarnya Penyekapan*

 

Diketahui perempuan tersebut diduga disekap oleh seorang pria yang dikenalnya dari platform media sosial. Ia disekap selama lima hari di kediaman terduga pelaku di wilayah Pasar Rebo, Jakarta Timur.

 

Afrian menjelaskan, korban awalnya berkenalan dengan pria tersebut melalui media sosial. Keduanya kemudian sepakat bertemu hingga pria tersebut menjemput korban pada Rabu (16/9).

 

Keduanya sempat menuju sebuah tandon di kawasan Ciater. Namun, ketika korban meminta diantar pulang, pria tersebut justru membawa korban ke sebuah rumah di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

 

“Korban dan pelaku itu kenalnya dari medsos. Berawal kenal di medsos, lalu janjian yang kemudian dibawa kabur tanpa sepengetahuan orang tua,” kata Arfian kepada awak media, Rabu (23/9/2026).

 

Setelah sekitar lima hari berada di rumah tersebut, korban akhirnya dibawa kembali oleh pria tersebut pada Senin (21/9) malam. Namun, kepulangan korban diketahui warga. Pria yang diduga sebagai pelaku kemudian diamankan warga saat hendak mengantarkan korban.

 

“Kurang lebih itu dibawa kabur sekitar lima atau enam hari baru dibalikin, dan pas dibalikin itu ketahuan, ketangkap pas mau ngedrop,” ujarnya.

 

Selama berada di rumah pria tersebut, korban diduga mengalami kekerasan seksual secara berulang. Berdasarkan keterangan yang diterima Arfian, korban juga mengaku mendapat ancaman pembunuhan ketika menolak keinginan pria tersebut atau berusaha meminta pertolongan.

 

“Dilecehkan secara seksual, yang bikin mirisnya lagi, ketika si korban datang bulan, tetap dihajar sama pelaku itu,” tutur Arfian.

 

Tak hanya itu, korban disebut mendapat ancaman agar tidak berteriak maupun meminta pertolongan.

 

“Sepengetahuan saya korban bilang iya diancam, kalau memang enggak mau melayani atau teriak, akan dibunuh atau dimacem-maceminlah, intinya ya pengancaman,” pungkasnya.

Berita Terkait

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas
10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Korban Dugaan Pelecehan di ICM Lebih Dari Satu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:59 WIB

10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:41 WIB

55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol

Berita Terbaru

Info Banten

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:40 WIB