HARIANBANTEN.COM – Guru yang dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel) atas dugaan pelecehan terhadap seorang siswi telah dinonaktifkan oleh pihak sekolah.
Pihak Insan Cendekia Madani (ICM) menyebut, tenaga pengajar tersebut telah dinonaktifkan sejak 25 Agustus 2026 lalu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ICM menyampaikan bahwa telah mengambil langkah administratif berupa penonaktifan seorang guru pada jenjang Sekolah Dasar (SD) terhitung sejak tanggal 25 Agustus 2026,” demikian pernyataan tertulis ICM kepada HarianBanten, Sabtu, 26 September 2026.
Langkah tersebut diambil setelah pihak ICM menerima serta melakukan penanganan awal atas adanya laporan mengenai dugaan tindakan yang berkaitan dengan perlindungan anak pada tanggal 24 Agustus 2026.
Baca Juga:
ICM menjelaskan, penonaktifan dilakukan sebagai langkah kehati-hatian untuk menjaga keamanan, kenyamanan dan lingkungan pendidikan yang kondusif serta memberikan ruang bagi proses penanganan dan pemeriksaan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Penonaktifan tersebut merupakan langkah administratif dan tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan mengenai kesalahan atau pertanggungjawaban hukum yang bersangkutan,” lanjutnya.
Baca Juga:
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
ICM menyebut akan kooperatif dan menghormati proses pemeriksaan, hak setiap pihak, serta kewenangan instansi yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurut menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggung jawab penyelenggaraan pendidikan.
Setiap laporan mengenai dugaan tindakan yang dapat mengancam keamanan, keselamatan, martabat, maupun hak peserta didik akan ditangani secara serius, proporsional dan sesuai prosedur yang berlaku.
Baca Juga:
Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
“ICM juga terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan peserta didik, termasuk penguatan pengawasan, pendampingan, serta koordinasi internal dan apabila diperlukan sesuai ketentuan, dengan pihak yang berwenang,” tandasnya.








