HARIANBANTEN.COM – Masyarakat Adat Baduy di Kabupaten Lebak tengah berduka. Salah satu tokoh adat Baduy, Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026) pagi.
Kabar duka tersebut disampaikan melalui akun media sosial fesbukbanten. Dalam unggahannya disebutkan, Saidi Putra merupakan salah satu tokoh adat Baduy yang tinggal di kawasan Gunung Kendeng, Kabupaten Lebak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iyah benar (meninggal dunia),” kata Kepala Desa Kanekes atau Jaro Pemerintah Masyarakat Baduy, Oom, saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026), sebagaimana dikutip fesbukbanten.
Oom menyebut Saidi Putra merupakan Jaro Tanggungan 12 dalam struktur masyarakat adat Baduy. Ia memastikan Saidi meninggal dunia pada Jumat pagi.
Baca Juga:
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
Blokees Pamerkan Lebih dari 900 Produk di China Toy Expo 2026, Terus Perkuat Daya Saing Produk
“Pagi tadi,” ujarnya.
Jaro Tanggungan 12 merupakan salah satu jabatan struktural dalam masyarakat adat Baduy. Jabatan tersebut memiliki peran penting, khususnya dalam menjaga hubungan antara masyarakat adat Baduy dengan dunia luar.
Baca Juga:
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
Dalam pelaksanaan Seba Baduy, Jaro Tanggungan juga memiliki peran sebagai pembaca Murwa Seba.
Murwa Seba merupakan pesan atau amanat leluhur yang disampaikan kepada pemerintah dalam rangkaian tradisi Seba Baduy.
Kepergian Saidi Putra menjadi kabar duka bagi masyarakat adat Baduy, mengingat perannya sebagai salah satu tokoh yang memiliki posisi penting dalam struktur adat serta hubungan masyarakat Baduy dengan pihak luar.
Baca Juga:
Side Akuisisi Studio “Games Art” Skala Kecil Roboto Entertainment guna Memperkuat Layanan Kreatif
Operasi Pelatihan HelpMeSee di Guwahati Menjangkau 51 Dokter Mata di Seluruh India Timur Laut









