Pemkot Tangsel Tambah Anggaran Rp93 Miliar Untuk Pembebasan Lahan TPA Cipeucang

- Pewarta

Rabu, 9 September 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menambah anggaran Rp93 miliar untuk belanja modal tanah dalam APBD Perubahan 2026.

 

Sebelumnya penambahan anggaran untuk modal belanja tanah mendapatkan sorotan dari berbagai fraksi, salah-satunya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Fraksi PKB DPRD Tangsel, Muthmainnah mengatakan, penambahan anggaran yang naik hingga 160,34 persen tersebut perlu mendapatkan penjelasan agar masyarakat mengetahui sebagai bentuk transparansi.

 

“Fraksi PKB memberikan perhatian khusus terhadap kenaikan belanja modal tanah. Dalam Perubahan APBD 2026, belanja modal tanah meningkat dari Rp58,55 miliar menjadi Rp152,43 miliar. Artinya terdapat tambahan Rp93,88 miliar atau peningkatan sebesar 160,34 persen,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Tangsel, Muthmainnah.

 

Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, dalam jawabannya di rapat paripurna menjelaskan, bahwa penambahan anggaran itu untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Cipeucang.

 

“Terkait penambahan pagu belanja modal tanah, dapat kami sampaikan bahwa hal tersebut dialokasikan untuk mendukung proyek strategis nasional Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Cipeucang,” kata Benyamin, Rabu, 9 September 2026.

 

Bentuk dukungan tersebut yaitu untuk pembebasan tanah warga yang masuk dalam kawasan rencana pembanguann PSEL.

 

“Lahan yang akan dibebaskan berada di sekitar TPA Cipeucang, Serpong,” terangnya.

 

Benyamin mengungkapkan, meski anggaran sudah disiapkan, namun hingga kini belum ditentukan berapa besaran harga tanah warga. Penentuan harga nantinya akan ditetapkan oleh tim appraisal independent.

 

“Nilai pengadaan tanah akan ditentukan oleh tim appraisal independent penilaian tidak hanya mencakup harga tanah, tetapi juga mempertimbangkan aset lain di atas lahan seperti bangunan dan tanaman yang dimiliki warga,” ungkapnya

 

“Tanah ini akan digunakan untuk pengembangan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL),” pungkasnya.

Berita Terkait

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas
10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan
55 PNS Ucap Sumpah Jabatan, Walikota Tangsel Wanti-Wanti Soal Judol
Mundur Dari Kepala Dispora Tangsel, Mukroni Kini Jadi staf di BKPSDM
Korban Dugaan Pelecehan di ICM Lebih Dari Satu

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:59 WIB

DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:59 WIB

10 ASN Tangsel Diduga Terjerat Judol, Pemkot Siapkan Sanksi Berat hingga Pemecatan

Berita Terbaru

Info Banten

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:40 WIB