Jembatan Tua Penghubung Legok dan Parung Panjang Akan Diganti, Ini Alasannya

- Pewarta

Selasa, 3 Juni 2025 - 23:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harian Banten– Sebuah jembatan baja berusia lebih dari dua dekade yang menghubungkan Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang dengan Desa Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor akan segera dibangun ulang. Jembatan ini dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, turun langsung meninjau kondisi jembatan pada Senin (2/6/2025). Ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi jembatan yang masih digunakan meski sudah cukup tua dan kerap dilintasi ribuan kendaraan setiap hari.

“Secara fisik memang belum rusak parah, tapi jembatan ini sudah berusia lebih dari 20 tahun dan dibangun secara swadaya oleh masyarakat. Sekitar 1.000 kendaraan roda dua dan pejalan kaki melintas setiap harinya dari dua kabupaten,” ujar Bupati Maesyal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jembatan ini memiliki panjang sekitar 30 meter dan lebar hanya 2 meter, sehingga belum bisa dilintasi kendaraan roda empat. Padahal, perannya sangat vital sebagai penghubung antara dua kabupaten sekaligus jalur alternatif warga.

Kolaborasi Dua Daerah

Menyadari pentingnya keberadaan jembatan tersebut, Pemkab Tangerang berencana berkoordinasi dengan Pemkab Bogor untuk membangun ulang jembatan dengan konstruksi yang lebih kuat dan lebar.

“Kami akan kolaborasi dengan Pemkab Bogor. Targetnya, pembangunan bisa dimulai akhir 2025 melalui perubahan anggaran. Jembatan baru nanti harus bisa dilalui kendaraan roda empat,” tambahnya.

Langkah Awal: DED dan Rambu Darurat

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyatakan bahwa pihaknya segera menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dokumen perencanaan teknis awal.

“Kami juga akan memasang rambu-rambu keselamatan dan peringatan agar masyarakat lebih waspada saat melintas,” kata Iwan.

Pihaknya juga menekankan pentingnya status lahan yang clear and clean serta kejelasan koordinasi antarwilayah sebelum pelaksanaan fisik pembangunan dimulai.

Imbauan untuk Masyarakat

Mengantisipasi risiko, Pemkab Tangerang mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan. Langkah cepat pemerintah diharapkan bisa mencegah potensi kecelakaan dan mendukung konektivitas antarwilayah.

Berita Terkait

Tangsel Godok Aturan Baru, Karyawan Resto, Driver Ojol hingga ART Bakal Dilindungi
Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal
Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan
Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti
Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik
Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Pohon di Pamulang Tangsel
Kabupaten Tangerang Bentuk Satgas Anti Rentenir Bagi Warga
Pabrik Mebel di Pagedangan Kebakaran, 10 Armada Dikerahkan ke Lokasi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Tangsel Godok Aturan Baru, Karyawan Resto, Driver Ojol hingga ART Bakal Dilindungi

Senin, 14 September 2026 - 20:29 WIB

Kapal Kecelakaan Beruntun, PKB Soroti Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal

Senin, 14 September 2026 - 19:24 WIB

Konflik Situ Rompong Antara Warga dan Perusahaan, DPR RI Turun Tangan

Senin, 14 September 2026 - 15:59 WIB

Prabowo Copot Purbaya dari Kursi Menkeu, Suahasil Nazara Jadi Pengganti

Senin, 14 September 2026 - 14:22 WIB

Komisi IV DPRD Tangsel Sidak Pool Taksi di Ciater: Belum Punya PBG Tapi Ada Bangunan Fisik

Berita Terbaru

Pers Rilis

U.S. Soy Peringati 45 Tahun Kemitraan dengan Indonesia

Selasa, 15 Sep 2026 - 01:00 WIB