Penjelasan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Soal Kericuhan di SIP Pamulang

- Pewarta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta akhirnya angkat bicara soal kericuhan yang terjadi di Sekolah Islam Pembangunan (SIP) Pamulang, jalan Raya Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Untuk diketahui kericuhan itu terjadi pada Sabtu (22/8). Kericuhan yang melibatkan antara kelompok dari UIN Syarif Hidayatullah dengan Yayasan Syarif Hidayatullah itu pun virak di jagat media sosial.

Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Saleh mengatakan, saat itu rombongan UIN datang ke SIP Pamulang memposisikan diri sebagai pemilik aset dan bangunan tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedatangan yang dilakukan pada dini hari diklaim agar tidak menggangu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut.

“Bahwa malam itu tidak ada kejadian apapun ya. Itu yang harus ditegaskan (tidak ada kericuhan, red),” kata Saleh dalam press conference di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu, 26 Agustus 2026.

Namun pada saat siang hari, tiba-tiba ada datang rombongan dari pihak luar sehingga kericuhan tak terhindarkan.

“​Tetapi yang kemudian menjadi persoalan adalah ketika ada dari luar yang kemudian berusaha merusak. Pagar itu kemudian dirusak dari luar, berusaha untuk masuk,” terangnya.

Saleh mengungkapkan, rombongan yang justru melakukan pengrusakan diduga kuat merupakan rombongan yang disewa oleh pihak Yayasan.

UIN Syarif Hidayatullah sendiri mengklaim bahwa tanah dan bangunan itu merupakan miliknya. Oleh karena itu langkah tersebut sebagai bentuk mempertahankan aset.

“Oleh karena itu jangan kemudian dibalik-balik, seolah-olah kemudian bahasa premanisme itu datang dari UIN. Padahal yang melakukan pengrusakan itu adalah orang-orang yang disewa,” tuturnya.

Untuk diketahui, kericuhan di depan SIP Pamulang terjadi pada Sabtu (22/8). Saat itu kelompok dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Yayasan Syarif Hidayatullah berseteru tepat di depan akses masuk sekolah.

Akibat kericuhan itu pagar sekolah sempat roboh. Bahkan beberapa personel kepolisian sampai harus siaga di lokasi kejadian untuk meredam kericuhan.

Yayasan Syarif Hidayatullah, dalam pernyataan resminya menyatakan, bahwa peristiwa pada Sabtu (22/8) bukan pertama kalinya terjadi.

Mereka menyebut tindakan itu sebagai bentuk premanisme dan tidak dibenarkan, apalagi sampai mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Pihak yayasan pun meminta UIN Jakarta untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan, baik di dalam maupun di luar pengadilan.

“Mari kita selesaikan persoalan ini melalui koridor hukum, bukan dengan cara-cara yang tidak l mendidik, mengingat kita sama-sama mengelola lembaga pendidikan,” tulis keterangan Yayasan.

Paska insiden kericuhan itu, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SIP Pamulang sempat dilakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin (24/8).

Hari ini, Rabu (26/8), KBM dipastikan sudah kembali tatap muka dan berjalan normal.

Berita Terkait

Diduga Jadi Korban Penipuan Travel Umroh Hingga Rugi Ratusan Juta, Korban Lapor Polres Tangsel
Gantikan Yusuf, Mustopa Resmi Duduki Kursi Wakil Ketua DPRD Tangsel
5.127 Penerima Bansos di Tangsel Terindikasi Judol
APBD Perubahan 2026 Tangsel Diproyeksikan Rp5,2 Triliun, 19 OPD Dapat Tambahan Anggaran
Pemotor Tewas Terlindas Mobil Engkel di Depan Taman Kota Tangsel
Polda Metro Jaya Gerebek Produksi Uang Palsu di Tangsel, Temukan Uang Rp36 Miliar
Gegara Puntung Rokok, Rumah di Cirendeu Hangus Dilahap Api
Transum Pondok Cabe-Alam Sutera Segera Uji Coba, DPRD Tangsel Soroti Nasib Angkot Lokal

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Diduga Jadi Korban Penipuan Travel Umroh Hingga Rugi Ratusan Juta, Korban Lapor Polres Tangsel

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:01 WIB

Penjelasan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Soal Kericuhan di SIP Pamulang

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gantikan Yusuf, Mustopa Resmi Duduki Kursi Wakil Ketua DPRD Tangsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:18 WIB

5.127 Penerima Bansos di Tangsel Terindikasi Judol

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:46 WIB

APBD Perubahan 2026 Tangsel Diproyeksikan Rp5,2 Triliun, 19 OPD Dapat Tambahan Anggaran

Berita Terbaru

Pers Rilis

SWI Group mempercepat transformasi menuju Infrastruktur Digital

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB