HARIANBANTEN.COM – Viral di media sosial sebuah video yang menampilkan aksi keributan di depan Madrasah Pembangunan yang berada di jalan Siliwangi, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (4/6).
Dalam video itu puluhan orang terlibat keributan tepat di pagar sekolah. Mereka tampak memaksa untuk masuk hingga aksi saling dorong tak terhindarkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka diduga berasal dari pihak UIN Jakarta. Meski demikian belum diketahui apa yang melatarbelakangi aksi keributan itu.
“Sejumlah orang yang diduga dari pihak UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggeruduk gedung aset milik Yayasan Madrasah Pembangunan di Pamulang Tangerang Selatan,” tulis akun @perspektif.tng dilihat Jumat, 5 Juni 2026.
Baca Juga:
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra mengatakan, keributan itu dilaporkan terjadi sekira pukul 10.30 WIB.
“Dari jam setengah sebelas kami menerima laporan dari masyarakat melalui 110 terkait adanya keramaian di lokasi,” kata Galuh.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Ketika pihak kepolisian tiba, sekelompok orang sudah berada di area Madrasah. Namun seiring berjalannya waktu, jumlahnya terus bertambah.
Galuh menyebut, akibat keributan itu pagar besi Madrasah keluar dari rel dan sempat roboh.
“Kami hanya mengamankan agar tidak terjadi keributan. Untuk substansi permasalahannya, yang lebih mengetahui adalah pihak-pihak yang bersengketa,” ungkapnya.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
Perselisihan itu dikabarkan mulai mereda sekira pukul 13.45 WIB. Sekelompok masyarakat yang berada di lokasi membubarkan diri secara kondusif.









