HARIANBANTEN.COM – Kebakaran lahan kosong yang berada wilayah Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum sepenuhnya padam. Saat ini proses pemadaman telah memasuki hari ketiga.
Kabid Ops Damkar Tangsel, Omay Komarudin mengatakan, hingga saat ini lokasi kebakaran masih mengeluarkan asap dari bagian bawah lahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sampai saat ini belum sepenuhnya purna, jadi sekarang masih ada kepulan asap,” kata Omay ketika dihubungi, Sabtu, 5 September 2026.
Ia menjelaskan, proses pemadaman sendiri dilakukan sejak pertama kali Damkar Tangsel menerima laporan yaitu pada Kamis (3/9) sekira pukul 11.00 WIB.
Baca Juga:
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
Saat itu api berhasil dipadamkan, namun pada Jumat (4/9) api kembali menyala dan kepulan asap muncul di beberapa titik.
Menurutnya api sulit dipadamkan karena masih terdapat bara api di bagian bawah lahan tersebut.
Baca Juga:
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Di bawah lahan itu, lanjutnya, terdapat tumpukan sampah yang terdiri dari material mudah terbakar.
“Akan tetapi bara-bara yang di bawah permukaan tanah itu karena yang terbakar lahan kosong, tempat pembuangan sampah dan puing, bermacam bagai barang nyemplung di situ, kayu, springbed yang udah pada rusak nyemplung di situ,” tuturnya.
“Jadi di atas permukaan api tidak ada, akan tetapi asap masih sampai saat ini masih ada,“ tambahnya.
Baca Juga:
CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI
Debut Global All-New TIGGO7 dan TIGGOX7 di CHERY Brand Night, Usung Semangat “Together. For Family”
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
Untuk mencapai sumber api, hingga saat ini telah dikerahkan tiga alat berat yang berfungsi untuk mengurai tumpukan material. Sementara armada pemadama Damkar Tangsel yang dikerahkan mencapai dua unit.









