HARIANBANTEN.COM – Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi diperpanjang selama dua hari. Langkah itu diambil untuk menghindari potensi dampak kesehatan para siswa dari abu vulkanik erupsi gunung anak krakatau.
Dengan demikian para siswa di Kota Tangsel akan melaksanakan PJJ hingga Rabu (9/9).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah itu diambil setelah Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, bersama sejumlah kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggelar rapat evakuasi di Rumah Dinas Walikota, Senin (7/9).
“Keputusannya adalah yang pertama bahwa pembelajaran jarak jauh untuk tingkat SMP, SD dan di bawahnya TK itu akan kita perpanjang untuk dua hari ke depan,” kata Benyamin.
Baca Juga:
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
Ia mengungkapkan, meskipun perkembangan terbaru bahwa sebaran abu vulkanik mengarah ke barat dan barat daya. Namun sebagai langkah antisipasi tetap harus diambil.
“Tetapi kita ingin mengantisipasi abu vulkanik yang masih ada di lingkungan Tangerang Selatan. Seperti di genting, di pohon, di jalan terutama, ini masih ada, tentu ini pembelajaran jarak jauh tadi kita putuskan untuk diberlakukan sampai dua hari ke depan,” ungkapnya.
Baca Juga:
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
WEPACK 2027 Kembali Digelar di Shanghai, Satukan Seluruh Rantai Industri Kemasan
Untuk membersihkan abu vulkanik secara menyeluruh, Pemkot Tangsel sendiri akan melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan.
Penyemprotan itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari Damkar, BPBD, Dishub, Kepolisian, hingga TNI.
“Kemudian yang berikutnya diputuskan bahwa malam ini jam 12.00 WIB sampai seselesainya itu akan dilakukan penyiraman jalan-jalan,” tuturnya.
Baca Juga:
DBS Group Raih Gelar Bank Teraman di Asia untuk ke-18 Tahun Berturut-turut
Sungrow Hadirkan Solusi Microgrid Terintegrasi untuk Sektor Komersial dan Industri di Asia Tenggara
Sebagai langkah antisipasi bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan. Pemkot Tangsel akan membagikan masker secara gratis. Proses pembagian akan dilakukan di berbagai titik strategis untuk menjangkau masyarakat luas.
“Yang berikutnya besok akan dibagikan masker oleh PMI Tangerang Selatan, itu kurang lebih 8.000 masker, besok akan dibagikan di beberapa titik-titik kemudian dari Dinas Kesehatan juga menyiapkan masker di Puskesmas-Puskesmas kita, yang nanti akan bisa dimintakan oleh masyarakat secara gratis,” pungkasnya.










