Kasus Dugaan Pelecehan Guru dan P3K Dindikbud Tangsel Berakhir Damai

- Pewarta

Kamis, 10 September 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Kasus dugaan pelecehan yang dialami guru perempuan berinisial M (32) dengan seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial A berakhir damai.

 

Kepala Dindikbud Tangsel, Deden Deni mengatakan, kesepakatan damai itu tercapai setelah kedua pihak menggelar mediasi pada Minggu (7/9).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Iya sudah damai, keduanya juga sudah dipertemukan untuk saling memaafkan,” kata Deden Deni, Rabu, 9 September 2026.

 

Deden menegaskan bahwa aktivitas apapun yang mengarah pada dugaan tindakan pelecehan tak bisa dibenarkan.

 

Oleh karena itu ia berharap kejadian serupa tak kembali terulang dikemudian hari.

 

“Kedua belah pihak masih muda, emosi dan egonya masih tinggi,” tutur Deden.

 

Diberitakan sebelumnya, dugaan pelecehan itu terjadi di salah satu tempat billiard di kawasan Serpong, Tangsel, pada Jumat (4/9).

 

Saat itu, korban datang bersama kakaknya untuk mengambil koper persiapan ibadah umrah kepada A, yang juga mengelola bisnis travel. Di lokasi, A sedang bermain billiard bersama atasannya yang menjabat sebagai Kepala Seksi (Kasi) di Dindikbud Tangsel.

 

Ketika korban mencoba ikut bermain sembari menunggu, A diduga mengambil foto area tubuh sensitif milik M secara diam-diam lalu menyebarkannya.

 

“Aku engga tahu dia ngambil foto. Aku bersama kakak aku berdiskusi untuk keperluan umrah,“ kata Korban, Senin, 7 September 2026.

 

M sendiri mengaku baru menyadari tindakan tersebut setelah menerima informasi tersebarnya foto bagian tubuh dirinya dari rekan kerja.

 

“Saya kemudian nanya foto itu dikirim dari siapa dan dijawabnya dari si A yang aku temui di biliar itu,” ujarnya.

 

Mencari keadilan, korban lantas meminta klarifikasi langsung kepada A. Namun sikap A justru terkesan acuh dan tidak menunjukkan penyesalan.

 

“Dia tidak ada itikad baik ke saya. Saya kecewa karena tidak seharusnya dia seperti itu,” tuturnya.

 

Situasi kian menyudutkan M lantaran atasan A yang berada di lokasi justru terkesan membela terduga pelaku dan menyalahkan korban.

 

“Saya malah disalahin dan dipojokan sama mereka. Saya tidak berbuat apa-apa, ke biliard juga bersama kakak saya karena memang mau umrah dan bertemu dengan A ini yang memiliki travel,” ungkapnya.

 

Merasa dipojokkan dan tidak mendapatkan pertanggungjawaban, M memantapkan diri untuk membawa kasus ini ke meja hijau demi mencegah kejadian serupa terulang.

 

“Tidak ada itikad baik dan saya malah disudutkan saya rencananya akan melapor ke polisi,” pungkasnya.

Berita Terkait

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:52 WIB

14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Berita Terbaru

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB