Harian Banten – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Cendekia Abditama (UCA) menggelar seminar bertajuk “Empowering Women, Empowering Future” pada Kamis (15/5). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BEM FTIK dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang serta Pemerintah Kecamatan Kelapa Dua.
Seminar ini bertujuan untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam membentuk masa depan yang inklusif, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Hj. Latifatul Khasanah, MA., MHSE., menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran sentral dalam kemajuan bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Perempuan adalah madrasah pertama bagi generasi masa depan. Ketika perempuan diberdayakan dan terdidik, maka peradaban akan mengalami kemajuan signifikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM FTIK UCA, Hizazil Fikri Mujaki, menyampaikan bahwa perempuan merupakan central sosial dalam kehidupan berbangsa yang berkeadaban.
“Kita harus mengakui bahwa perempuan tidak hanya sebagai pendamping, tapi juga sebagai penggerak perubahan sosial, budaya, dan politik,” tegasnya.
Ketua pelaksana kegiatan, Nurul Adellia, mengungkapkan bahwa seminar ini menjadi langkah awal untuk membangun sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung agenda kesetaraan gender.
“Kami ingin membuka ruang diskusi dan inspirasi agar perempuan lebih percaya diri dan aktif dalam pembangunan,” ujar Adell.
Baca Juga:
Bupati Dewi Buka-bukaan: Keuangan Pandeglang Membaik, Tapi Belum Maksimal
Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam
PKL Ditertibkan di Bantaran Cisadane, Ini Alasan Tegas Camat Tangerang
Acara ini turut dimeriahkan oleh sesi diskusi dan talkshow interaktif yang menghadirkan narasumber dari DP3A serta tokoh perempuan inspiratif seperti Andreina Shavira, SE. dan Nada Shofa Lubis, M.Pd., yang dikenal aktif dalam memperjuangkan kemajuan perempuan Indonesia. Peserta seminar terdiri dari mahasiswa, pelajar, dan masyarakat setempat.
Seminar “Empowering Women, Empowering Future” diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan sosial yang adil, setara, dan berpihak pada kemajuan perempuan.








