PKL Ditertibkan di Bantaran Cisadane, Ini Alasan Tegas Camat Tangerang

- Pewarta

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIAN BANTEN – Suasana bantaran Sungai Cisadane mendadak berubah. Deretan lapak pedagang kaki lima yang selama ini memenuhi kawasan, kini mulai ditertibkan demi mengembalikan fungsi ruang publik.

Tim gabungan dari Kecamatan Tangerang menggelar penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Cisadane pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan ini melibatkan Trantib, Satgas Kecamatan, Satpol PP Kota Tangerang, hingga petugas kebersihan. Penataan dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Camat Tangerang, Yudi Pradana, menjelaskan bahwa langkah ini difokuskan untuk mengembalikan fungsi ruang publik yang selama ini digunakan pedagang, sekaligus mencegah dampak lingkungan seperti penumpukan sampah dan penyempitan akses jalan.
“Selain itu, penertiban ini juga bertujuan untuk mengembalikan fungsi ruang publik serta mencegah potensi gangguan lingkungan, seperti penghamparan sampah dan penyempitan akses jalan,” ucap Yudi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan bahwa penertiban menyasar tenda ilegal dan gerobak yang berdiri di badan jalan.
“Dalam hal ini, tenda-tenda ilegal atau gerobak yang dipasang di badan-badan jalan kita secara tertib,” tambah Yudi.

Dalam pelaksanaannya, petugas terlebih dahulu memberikan imbauan dengan pendekatan humanis. Para pedagang diarahkan untuk pindah ke lokasi yang telah disediakan pemerintah agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan warga.

Penertiban ini diharapkan menjadi langkah awal penataan kawasan Sungai Cisadane agar lebih rapi, bersih, dan layak sebagai ruang publik. Upaya berkelanjutan pun akan terus dilakukan demi kenyamanan bersama.

Berita Terkait

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya
Benyamin Putuskan Perpanjang Bambang Noertjahjo Sebagai Sekda Tangsel
Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten
Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel
Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban
Cekcok Keluarga Berujung Geger, Pria di Sengkol Nekat Bongkar Makam Ibu Kandung
24 SMP Negeri di Tangsel Akan Terima 9.976 Siswa Baru pada SPMB 2026
Kabel Melintang di Jalan Ciputat Timur, Ancam Keselamatan Pengemudi 

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:03 WIB

Pria Gali Makam Ibu Kandung Di Sengkol Dicari Polisi, Ini Penyebabnya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:26 WIB

Benyamin Putuskan Perpanjang Bambang Noertjahjo Sebagai Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sumbang Banyak Pengangguran, Jurusan Sekretaris hingga Akuntansi Bakal Dihapus dari SMK di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:58 WIB

Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:34 WIB

Ngaku Bisa Gandakan Uang Rp200 Ribu Jadi Rp1 Miliar, “Eyang Sapu Jagad” di Tangsel Ditangkap Usai Diduga Lecehkan Korban

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan,

Info Banten

Sekda Banten Tegaskan Tak Ada Open Bidding Sekda Tangsel

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:58 WIB