TANGERANG SELATAN — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Tangerang Selatan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan menandatangani kesepakatan kerja sama terkait pengembangan dan pelestarian pencak silat di lingkungan satuan pendidikan.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan Deden Deni dan Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan Delima Bungsu Andi.
Ketua IPSI Tangsel, Delima Bungsu Andi, mengatakan kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi pencak silat sebagai bagian dari pendidikan karakter di sekolah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kerja sama ini akan dituangkan dan beredar dalam bentuk petunjuk teknis sebagai pedoman pelaksanaan di lapangan, sehingga pencak silat bisa dikembangkan secara lebih terarah dan terukur di lingkungan pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, dalam petunjuk teknis tersebut terdapat sejumlah poin penting yang mengatur alur pelaksanaan serta aturan dalam penataan pencak silat secara lebih masif di sekolah-sekolah.
“Juknis ini tidak hanya mengatur pelaksanaan, tetapi juga menjadi panduan dalam penataan pencak silat secara menyeluruh, mulai dari aspek pembinaan, pelatih, hingga implementasi di satuan pendidikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, implementasi kerja sama ini juga membuka peluang bagi atlet dan pelatih IPSI untuk terlibat langsung dalam kegiatan pendidikan.
Baca Juga:
Pasrah Dilengserkan Dari Pimpinan DPRD Tangsel, Yusuf PKS: Kewenangan DPP
Usulkan Sri Mulyani Kembali ke Kemenkeu, PKN: Menteri Purbaya Lebih Cocok di Menkop atau Mensos
Siswa Tak Lolos SPMB Dapat Bantuan Rp1,8 Juta di 94 SMP Swasta Tangsel, Ini Daftar Sekolahnya
“Dengan adanya muatan lokal pencak silat di sekolah, para atlet dan pelatih IPSI memiliki kesempatan lebih luas untuk menjadi tenaga pelatih. Ini sekaligus menjadi ruang pengabdian dalam menjaga dan melestarikan budaya bangsa,” katanya.
Delima berharap ke depan kehadiran pencak silat sebagai muatan lokal dapat diterapkan secara merata di seluruh sekolah di Kota Tangerang Selatan.
“Kami berharap pencak silat bisa hadir di semua sekolah secara merata, sehingga pembinaan atlet dan pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dan berkelanjutan,” pungkasnya.







