HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, mendukung langkah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provisn Banten yang akan mengirim pelajar bermasalah ke barak TNI.
Menurutnya Dindikbud Banten pasti sudah melakukan kajian mendalam sebelum akhirnya memutuskan akan menjalankan kebijakan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dinas Pendidikan Provinsi sudah melakukan kajian, ya kami mendukung tentunya ya,” kata Benyamin, Jumat, 2 Oktober 2026.
Saat ini, kata Benyamin, pihaknya masih menunggu surat edaran resmi pemerintah provinsi mengenai kebijakan tersebut.
Baca Juga:
“Saya nanti nunggu arahan atau surat edaran dari tingkat Dindik Provinsi. Kebijakan provinsi saya dukung, tapi saya enggak mau komentari ini atau itu nya,” pungkasnya.
Diketahui, Dindikbud Banten berencana akan mengirim pelajar yang bermasalah ke barak TNI untuk mendapatkan pembinaan karakter.
Baca Juga:
Hisense Hadirkan AI Companion Suite, Wujudkan Konsep “Social Kitchen”
Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
Pelajar bermasalah yang akan dikirim barak TNI diantaranya mereka sering bolos sekolah, terlibat tawuran atau pelanggaran lainnya.
Kebijakan itu rencananya akan mulai diberlakukan mulai Oktober 2026. Pemerintah Provinsi Banten telah menyiapkan tiga lokasi pembinaan, yakni Yonif 320/Badak Putih di Pandeglang, Batalyon Kavaleri 9 di Kota Tangerang Selatan, dan Grup 1 Kopassus di Kota Serang.







