Manajer Kopdes Merah Putih di Banten Belum Jelas, Pemprov Masih Tunggu Plotting Kementerian

- Pewarta

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HARIANBANTEN.COM – Pemerintah Provinsi Banten hingga kini masih menunggu kepastian mengenai penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

 

Jumlah manajer yang akan ditempatkan serta wilayah penugasannya belum diketahui karena keputusan tersebut masih berada di tangan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dikutip dari **Banten Raya**, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Agus Mintono, mengatakan Pemprov Banten masih menunggu penetapan atau *plotting* dari Kementerian Koperasi.

 

“Manajer nanti diputuskan oleh pusat, kita belum dapat informasi. Jadi kemungkinan besar disesuaikan dengan gerai yang telah siap dan telah diverifikasi, nanti tahap bertahap,” ujar Agus, Rabu (30/9/2026).

 

Menurut Agus, kepastian mengenai penempatan manajer baru dapat diketahui setelah proses verifikasi dan validasi (verval) KDKMP selesai. Selanjutnya, data koperasi akan masuk ke dalam sistem Simkopdes sebelum Pemprov Banten menerima arahan lebih lanjut dari Kementerian Koperasi.

 

“Setelah selesai verval nanti masuk Simkopdes, nanti tinggal tunggu arahan dari Kemenkop,” katanya.

 

1.551 KDKMP Tersebar di Banten

 

Di tengah belum adanya kepastian mengenai penempatan manajer, perkembangan KDKMP di Banten terus berjalan.

 

Agus menyebut sebanyak 1.551 KDKMP telah terbentuk di wilayah Banten. Dari jumlah tersebut, sebanyak 694 koperasi yang tersebar di delapan kabupaten dan kota disebut sudah berjalan.

 

Sementara itu, pembangunan fisik gerai KDKMP juga masih berlangsung. Sekitar **400 gerai** disebut telah dibangun atau dalam proses pembangunan.

 

“Kalau Kopdes sudah berdiri sejak tahun 2025 secara badan hukum. Secara fisik di kita sekitar ada 400-an, fisik gerai sedang dibangun dan sudah jadi sekitar 400,” jelas Agus.

 

Untuk koperasi yang telah berjalan, dukungan permodalan berasal dari sejumlah sumber. Sebagian menggunakan modal swadaya daerah dan sebagian lainnya memperoleh dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.

 

Skema Penempatan Manajer Masih Berubah

 

Persoalan penempatan manajer tidak hanya menyangkut jumlah dan wilayah tugas. Mekanisme penempatannya juga masih mengalami perubahan.

 

Agus mengungkapkan sebelumnya terdapat pembahasan bahwa manajer dapat ditempatkan atau dipindahkan ke berbagai wilayah. Namun, belakangan muncul wacana agar manajer dikembalikan ke daerah asalnya.

 

Meski demikian, skema tersebut belum menjadi keputusan final.

 

“Dulu itu terjadi perubahan, yang awalnya bisa di-switch ke berbagai tempat, sekarang ada wacana dikembalikan ke daerah asal. Ada wacana, ya. Kita belum tahu juga yang mana yang akan dipakai. Jadi nunggu dari Kemenkop,” ujar Agus.

 

Sebelumnya, penempatan manajer KDKMP ditargetkan mulai berjalan pada awal Oktober 2026. Namun, Agus menegaskan target tersebut masih harus melihat kesiapan pelaksanaan program secara nasional.

 

“Iya, kalau targetnya memang seperti itu. Coba kita lihat nanti realisasi secara nasional, kesiapan nasional juga itu lebih dominan,” tandasnya.

Berita Terkait

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN
Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya
Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang
Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur
Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat
Manfaatkan Musim Kemarau, Pemkot Tangsel Kebut Proyek Turap di 3 Lokasi Banjir
Janda Beranak Lima di Tangsel Tinggal di Bawah Pohon, Rano Alfath Beri Bantuan dan Fasilitasi Kontrakan Setahun
DPRD Tangsel Minta ASN yang Terbukti Terlibat Judol Disanksi Tegas

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Jejak Nuklir Indonesia dari Pertanian hingga Kesehatan, Kini Menuju Era PLTN

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Pelaku Begal Sopir Taksi Online Pamulang Ditangkap Tim Jatanras Polda Metro Jaya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Berlumuran Darah Akibat Ditusuk, Begini Kronologi Sopir Taksi Dibegal di Pamulang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Driver Taksi Online Dibegal di Pamulang: Kepala Ditusuk, Mobil Dibawa Kabur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Seorang Warga Tewas Tertemper Kereta di Ciputat

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB