HARIANBANTEN.COM – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, memastikan persoalan pencairan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tangsel tidak akan mengganggu persiapan maupun pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2026.
Hal itu menyusul belum dapat dicairkannya dana hibah tahap kedua untuk KONI Tangsel karena Surat Pertanggungjawaban (SPJ) penggunaan dana tahap pertama belum lengkap.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Insya Allah tidak akan ganggu,” kata Benyamin Davnie ketika dikonfirmasi, Jumat, 4 September 2026.
Menurut Benyamin, persiapan Porprov Tangsel tetap berjalan. Tahapan persiapan saat ini terus digenjot oleh panitia lokal yang dipimpin Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan selaku Ketua PB Porprov 2026.
Baca Juga:
XTransfer Tampilkan Solusi Penagihan Lokal Asia Tenggara di CAEXPO, Dukung Perdagangan Lintasnegara
Viral Konser Orchestra Experience di BSD Batal Mendadak, Penonton Lapor Polisi
“Persiapan-persiapan terus dilakukan oleh panitia lokal yang diketuai oleh Wakil Walikota,” ungkapnya.
Untuk diketahui, dana hibah tahap kedua untuk KONI Tangsel hingga kini belum dapat dicairkan. Kondisi tersebut terjadi karena SPJ atas penggunaan dana hibah tahap pertama senilai Rp12 miliar belum seluruhnya dilengkapi.
Baca Juga:
Polisi Temukan Surat Wasiat di Motor Pria yang Ditemukan Tewas di Kali Sasak Ciputat
Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Sasak Ciputat, Warga Sempat Lihat Korban Pesta Miras
Sebelumnya, Pilar Saga Ichsan meminta KONI Tangsel bersama seluruh cabang olahraga (cabor) segera menyelesaikan SPJ penggunaan dana hibah tahap pertama.
Pilar menilai penyelesaian administrasi tersebut penting karena waktu pelaksanaan Porprov 2026 semakin dekat. Saat ini, pelaksanaan pesta olahraga tingkat Provinsi Banten tersebut tinggal sekitar 75 hari lagi.
“Nah ini kan sudah semakin dekat nih, sekitar 75 hari lagi menjelang Porprov, tentu teman-teman cabor pun harus mendapatkan segera pencairan berikutnya untuk mereka segera operasional,” kata Pilar, Rabu, 2 September 2026.
Ia menegaskan, Porprov merupakan salah satu agenda olahraga besar di tingkat Provinsi Banten sehingga seluruh persiapannya harus dilakukan secara matang.
Pemkot Tangsel juga meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan pelaksanaan kegiatan serta penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.
“Jadi karena ini hajat besar kita semua, selain sukses penyelenggaraan, tentu sukses juga administrasi pertanggungjawaban gitu. Ini harus clear semuanya karena kan menggunakan APBD,” pungkasnya.










