
HARIAN BANTEN – Suasana hangat halalbihalal di Lebak mendadak berubah jadi sorotan. Keributan yang terjadi di hadapan ASN kini berbuntut panjang hingga Gubernur Banten turun tangan langsung.
Gubernur Banten Andra Soni memanggil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah pada Selasa (31/3/2026), menyusul insiden keributan saat acara halalbihalal ASN di Pendopo Bupati Lebak sehari sebelumnya, Senin (30/3/2026). Hasbi terlihat lebih dulu datang ke Pendopo Gubernur di KP3B Curug, Kota Serang, dan keluar sekitar pukul 11.30 WIB usai pertemuan tertutup.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Enggak kok, koordinasi saja dengan Pak Gubernur, bukan (soal konflik dengan Wabup), soal pembangunan-pembangunan yang lain,” ujar Hasbi.
“(Konflik kemarin) sudah selesai dengan Pak Wakil,” ucapnya.
Namun, Sekretaris Daerah Banten Deden Apriandhi menegaskan bahwa pemanggilan tersebut memang bagian dari pembinaan kepala daerah oleh gubernur sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat. Ia juga menyebut baru Hasbi yang hadir, sementara Amir Hamzah belum terlihat di lokasi.
“Pak Gubernur melakukan pembinaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lebak karena Gubernur adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah,” kata Deden.
Baca Juga:
Bupati Dewi Buka-bukaan: Keuangan Pandeglang Membaik, Tapi Belum Maksimal
Avtur Naik 80%! DPR Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Bernasib Seperti Vietnam
PKL Ditertibkan di Bantaran Cisadane, Ini Alasan Tegas Camat Tangerang
“Jadi beliau punya hak dan kewenangan untuk melakukan pembinaan kepala daerah kabupaten/kota, dipanggil hari ini,” tambah Deden.
“Kalau Pak Amir sih saya belum dapat info ya, tetapi insyaallah semuanya pasti dikomunikasikan,” ujar Deden.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa konflik internal pejabat publik tak hanya berdampak pada citra pemerintahan, tetapi juga kepercayaan masyarakat. Publik kini menanti bagaimana komunikasi dan soliditas kepemimpinan di Lebak benar-benar diperbaiki ke depan.
Baca Juga:
Bos Judi Online Tangerang Ditangkap! Omzet Tembus Rp300 Juta per Bulan
Sumber Berita: regional.kompas.com








