55 WN Tiongkok Diduga Jadi Kuli di Proyek Smartfren Serpong, Diamankan Imigrasi

- Pewarta

Sabtu, 5 September 2026 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi mengamankan 55 warga negara (WN) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang diduga menyalahgunakan izin tinggal untuk bekerja di proyek pembangunan Data Center SM+ dan Galeri Smartfren HQ di Serpong, Tangerang Selatan.

 

Informasi tersebut disampaikan Ditjen Imigrasi melalui akun Instagram resminya, @ditjen_imigrasi, terkait operasi pengawasan keimigrasian yang dilakukan pada Kamis (3/9/2026).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam unggahannya, Ditjen Imigrasi menyebut operasi dilakukan setelah patroli siber menemukan indikasi pelanggaran izin tinggal oleh sejumlah WN asing yang beraktivitas di proyek pembangunan tersebut.

 

Dari 55 WN RRT yang diamankan, sebanyak 17 orang didetensi dan dititipkan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Jakarta.

 

Sementara 27 orang dikenai penahanan paspor. Kemudian, empat orang masuk dalam daftar Subject of Interest (SOI) karena belum ditemukan.

 

Adapun tujuh WN RRT lainnya juga dikenai penahanan paspor dan dijadwalkan memberikan keterangan pada 9 September 2026.

 

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menegaskan, pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas warga negara asing di Indonesia akan terus dilakukan secara berkala.

 

“Operasi pengawasan dilakukan secara berkala untuk mencegah pelanggaran dan menjaga ketertiban serta kepercayaan publik terhadap Imigrasi,” demikian dikutip dari unggahan Instagram @ditjen_imigrasi.

Berita Terkait

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026
DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal
DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD
2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?
Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel
Warga Serpong Lagoon yang Alami Muntaber Kembali Bertambah Jadi 176, 2 Anak Masih Dirawat
Warga Lagoon Serpong Tuntut Kompensasi Muntaber Massal, Wakil Walikota Tangsel Minta Perusahaan Bertanggung Jawab
Kabar Baik! Tiga Bulan Lagi Pengelolaan Air Serpong Lagoon Diambil Alih PITS

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:34 WIB

31.052 Meter Tanah di TPA Cipeucang Akan Dibebaskan, Pembayaran Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:04 WIB

DPRD Tangsel Dorong Warga Serpong Lagoon Segera Tuntut Kompensasi Buntut Muntaber Massal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

DPRD Dukung BUMD PITS Ambil Alih Distribusi Air Serpong Lagoon, Singgung Potensi PAD

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:35 WIB

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Spesialis Maling Ban Mobil Kepergok Saat Beraksi di Stasiun Rawa Buntu Tangsel

Berita Terbaru

Info Banten

2 Tahun Prabowo, Indonesia Makin Kaya, Rakyat Makin Susah?

Kamis, 22 Okt 2026 - 10:35 WIB