HARIAN BANTEN – Di tengah ancaman krisis energi dan perubahan iklim yang semakin nyata, kebiasaan sederhana seperti penggunaan BBM ternyata menyimpan dampak besar yang sering diabaikan banyak orang.
Penggunaan bahan bakar minyak (BBM) secara bijak kini bukan lagi sekadar imbauan, melainkan kebutuhan mendesak. Direktur The Climate Reality Project Indonesia, Amanda Katili Niode, menegaskan bahwa konsumsi BBM masyarakat memiliki kaitan langsung dengan meningkatnya krisis iklim yang kini sudah dirasakan dampaknya di berbagai wilayah.
“Setiap liter BBM yang kita bakar, berarti kita menambah emisi gas rumah kaca ke atmosfer. Dampaknya nyata dan kita sudah merasakannya,” ujarnya dalam rilis yang diterima Liputan6.com.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena cuaca ekstrem, perubahan musim yang tak menentu, hingga banjir dan kekeringan menjadi bukti bahwa krisis iklim bukan lagi ancaman masa depan. Amanda menilai kebiasaan sehari-hari masyarakat, termasuk dalam menggunakan BBM, menjadi faktor penting yang perlu segera diubah.
“Ini bukan soal melarang orang menggunakan kendaraan, tetapi bagaimana kita menggunakan energi secara efisien dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Menurut Amanda, langkah sederhana seperti mengurangi perjalanan tidak perlu, berbagi kendaraan, hingga beralih ke transportasi umum bisa menjadi solusi nyata jika dilakukan secara konsisten oleh banyak orang.
“Ini momentum untuk berubah. Kita tidak bisa terus mengandalkan sumber energi yang terbatas dan merusak lingkungan,” ujarnya.
Baca Juga:
14 Siswi SMPN 10 Tangsel Korban Perundungan Akan Dapat Pendampingan Psikologis
Dindikbud Tangsel Dalami Dugaan Perundungan 14 Siswi SMPN 10, Sekolah Masih Lakukan Investigasi
Tiang Beton di Jalan Serpong Roboh, Diduga Gegara Kabel Ketarik Truk
Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan BBM berlebihan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga langsung memengaruhi kualitas hidup manusia, mulai dari polusi udara hingga risiko penyakit.
“Yang sering kita lupakan, generasi mendatang akan menanggung beban terbesar dari keputusan kita hari ini. Jadi mari kita mulai bersikap bijak dalam menggunakan BBM hari ini,” katanya.
Kesadaran menggunakan BBM secara bijak bukan hanya soal penghematan, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga bumi tetap layak huni bagi generasi mendatang.
Baca Juga:
Rano Alfath dan DPC PKB Tangsel Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Buaran
14 Siswi SMP di Tangsel Diduga Dibully Kakak Kelas, Dipaksa Minum Racikan Kopi Campur Saus
Nekat Beraksi Pagi Hari, Seorang Pria Jambret Kalung Emak-emak di Pamulang
Sumber Berita: liputan6.com






